BerandaHabar BanjarmasinAsyiknya Belajar Sains Lewat...

Asyiknya Belajar Sains Lewat Dongeng: Komunitas Read Aloud Kalsel ‘Sihir’ Anak-Anak di Taman Kamboja

Terbaru

Asyiknya Belajar Sains Lewat Dongeng: Komunitas Read Aloud Kalsel ‘Sihir’ Anak-Anak di Taman Kamboja

BANJARMASIN – Suasana Minggu pagi (8/2/2026) di RTH Taman Kamboja tampak berbeda. Di bawah rindangnya pepohonan, belasan anak tampak terpaku pada tiap lembar buku bergambar yang dibacakan dengan ekspresif oleh relawan dari Komunitas Read Aloud Kalimantan Selatan.

Bukan sekadar mendengarkan cerita, kegiatan ini mengusung konsep Literasi Sains. Anak-anak diajak menyelami kisah Tiara dan Zati yang membangun rumah pohon, lalu mempraktikkan langsung ilmu di dalamnya.

Setelah mendengarkan cerita tentang katrol sederhana yang digunakan tokoh utama, anak-anak tidak langsung pulang. Mereka ditantang bereksperimen merakit katrol menggunakan:

Gelas kertas dan tutup botol bekas.

Benang dan tusuk lidi.

“Kami ingin anak-anak berimajinasi lalu mencoba. Ini adalah bentuk sains sederhana yang menyenangkan,” ujar Eka Rahmawati, Ketua Komunitas Read Aloud Kalsel.

Eka menekankan bahwa kunci literasi bukan pada durasi yang lama, melainkan konsistensi. Ia menyarankan orang tua untuk membiasakan membaca nyaring minimal 15 menit sehari.

“Membaca harus menjadi kebiasaan yang membahagiakan, bukan kewajiban. Dampaknya luar biasa bagi tumbuh kembang dan imajinasi anak,” tambahnya.

Selain rutin menggelar kegiatan di ruang publik, komunitas yang berdiri sejak 2021 ini juga memiliki misi kemanusiaan. Mereka aktif melakukan story healing bagi anak-anak penyintas bencana banjir di Kalsel, menjadikan buku sebagai ruang aman untuk memulihkan trauma.

Bagi para orang tua seperti Anugrah, kegiatan ini adalah alternatif “healing” keluarga yang positif. Anaknya yang baru berusia 3,5 tahun kini sudah mahir menceritakan ulang alur buku meski belum lancar membaca.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka