BerandaHabar TapinKorve di Pasar Keraton...

Korve di Pasar Keraton Rantau, Bupati Yamani Tekankan Budaya Bersih Harus Jadi Kebiasaan

Terbaru

RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar aksi gotong royong (korve) di kawasan Pasar Tradisional Keraton Rantau.

Kegiatan ini menjadi upaya nyata mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, Kamis (9/4/2026).

Sekitar 500 orang terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari unsur SKPD, perusahaan, TNI-Polri, hingga personel Brimob yang turut berpartisipasi secara sukarela.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Tapin, H. Nordin, mengatakan pasar dipilih sebagai lokasi karena menjadi salah satu titik dengan volume sampah cukup tinggi.

“Ini termasuk wilayah yang sering menimbulkan penumpukan sampah. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi edukasi agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya.

H. Nordin menjelaskan kegiatan korve akan dilaksanakan secara rutin. Setiap Selasa, kegiatan dilakukan di lingkungan kantor masing-masing selama 30 menit sebelum jam kerja, sedangkan Kamis difokuskan untuk kegiatan di luar kantor.

“Untuk Dinas LH sendiri, kami juga melaksanakan di ruang terbuka hijau, hutan kota, hingga kebun PKK,” jelasnya.

Selain pembersihan sampah, gerakan ini juga mencakup penanaman pohon serta penertiban spanduk dan baliho. Namun, pada kegiatan kali ini fokus utama adalah membersihkan sampah di area pasar.

“Hari ini kita fokus pada pembersihan sampah di kawasan pasar,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Bupati Tapin H. Yamani bersama unsur Forkopimda sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan kebersihan.

Yamani menegaskan, kegiatan korve ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia untuk menggalakkan budaya bersih di daerah.

“Ini bagian dari arahan Bapak Presiden agar kita semua meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” tegasnya.

Menurutnya, gerakan korve tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi kebiasaan yang melekat di masyarakat.

“Kita ingin budaya bersih ini menjadi kebiasaan bersama, bukan hanya kegiatan sesaat,” pungkas Bupati.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka