BerandaHabar BanjarbaruPeduli Berkelanjutan, PLN Perkuat...

Peduli Berkelanjutan, PLN Perkuat Sarana Mitigasi Karhutla di Kalteng

Terbaru

Peduli Berkelanjutan, PLN Perkuat Sarana Mitigasi Karhutla di Kalteng

Banjarbaru — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) melanjutkan dukungan terhadap mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui peninjauan teknis untuk pemasangan mesin pompa pada lima sumur bor yang telah dibangun di Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (1/10/2026) ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.

Peninjauan tersebut melibatkan PLN UP3 Palangka Raya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Tim Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Karanggan, serta Yayasan Borneo Urban Lab. Kolaborasi ini dilakukan untuk menyesuaikan rencana pemasangan mesin pompa dengan kondisi lapangan dan kebutuhan pemanfaatan sumur bor dalam penanganan karhutla.

Manager PLN UP3 Palangka Raya, Bagus Cahyadi, menjelaskan bahwa penyediaan sumur bor perlu didukung sarana operasional agar sumber air dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan petugas. Karena itu, peninjauan teknis menjadi bagian penting dalam menyiapkan kelengkapan fasilitas yang telah dibangun.

“Penyediaan sumur bor merupakan salah satu upaya untuk mendukung kesiapan masyarakat menghadapi karhutla. Kami melanjutkan tahapan ini dengan meninjau kebutuhan pemasangan mesin pompa agar fasilitas yang sudah tersedia nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petugas di lapangan,” ujar Bagus.

Analis Kebencanaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Alfi Isnawati, menyambut baik kelanjutan upaya tersebut. Menurutnya, ketersediaan sumber air yang didukung peralatan operasional menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang penanganan kebakaran, terutama ketika sumber air permukaan terbatas saat musim kemarau.

“Keberadaan sumur bor dapat menjadi dukungan penting bagi petugas dalam memenuhi kebutuhan air saat penanganan karhutla. Dengan persiapan pemasangan mesin pompa, kami berharap fasilitas ini nantinya dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan penanganan di lapangan,” ungkap Alfi.

Apresiasi juga disampaikan Arliandrie, personel atau relawan BPK Karanggan. Ia berharap kelengkapan fasilitas tersebut dapat membantu relawan memperoleh akses sumber air ketika menghadapi kebakaran di wilayahnya.

“Terima kasih kepada PLN atas dukungan penyediaan sumur bor ini. Kami berharap dengan adanya mesin pompa nantinya, sumber air tersebut bisa lebih mudah dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan pemadaman saat terjadi karhutla,” ujarnya.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa keberlanjutan program TJSL perlu diwujudkan melalui dukungan yang tidak berhenti pada penyediaan fasilitas, tetapi juga memperhatikan kebutuhan pemanfaatannya. Menurutnya, upaya mitigasi bencana membutuhkan sinergi berbagai pihak agar sarana yang tersedia dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bagi kami, program yang berkelanjutan berarti memastikan dukungan yang diberikan terus menjawab kebutuhan di lapangan. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para relawan, kami berharap fasilitas sumur bor ini dapat memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi risiko karhutla,” tutur Iwan.

Ke depan, PLN UID Kalselteng akan melanjutkan dukungan melalui rencana pemasangan mesin pompa untuk melengkapi sarana sumur bor tersebut. Upaya ini menjadi bagian dari kesinambungan program PLN Peduli dalam mendukung mitigasi karhutla di Kalimantan Tengah, dengan harapan fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu petugas dan masyarakat.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka