Amukan Jago Merah di Desa Pekauman Martapura: Tiga Rumah Ludes, Empat Warga Jadi Korban
MARTAPURA – Insiden kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Martapura Lama, Desa Pekauman RT 03 RW 01, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar pada Selasa (10/3/2026) sore. Peristiwa ini diduga bermula dari korsleting listrik di sebuah rumah kosong sebelum akhirnya membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya.
Berdasarkan data sementara di lapangan, musibah ini menimbulkan kerugian materiel dan korban jiwa, dengan rincian sebagai berikut:
Bangunan: 9 rumah terdampak (3 rusak total, 6 rusak sedang hingga berat).
Korban: 4 orang terdampak (3 warga menderita luka-luka, 1 warga tersengat arus listrik).
Laporan awal mengenai kobaran api diterima oleh tim pemadam kebakaran pada pukul 16.41 Wita melalui grup WhatsApp warga dan panggilan telepon. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pemkab Banjar, Rudy Muzakkir—mewakili Kepala Bidang Damkar, M. Kasyaf R—mengonfirmasi peristiwa tersebut dan langsung menginstruksikan pergerakan tim.
“Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi menggunakan satu unit truk tangki Satria Biru Manis dan satu unit truk tangki water supply,” ujar Rudy.
Hanya dalam waktu lima menit, tepatnya pada pukul 16.46 Wita, 12 personel pemadam telah tiba di lokasi kejadian. Setibanya di sana, petugas mendapati api masih berkobar hebat dan langsung melakukan upaya pelokalisasian agar si jago merah tidak melahap lebih banyak rumah.
Terkait dengan adanya korban yang berjatuhan akibat insiden ini, Rudy memberikan penjelasannya.
“Informasi sementara yang kami terima di lapangan ada empat korban, tiga orang mengalami luka-luka dan satu orang tersengat listrik,” jelasnya.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, tim pemadam akhirnya berhasil menjinakkan api sepenuhnya pada pukul 17.33 Wita. Sebelum ditarik mundur ke markas, para petugas memastikan kondisi di titik nol sudah benar-benar aman dari potensi api susulan. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan pendataan terkait total kerugian akibat musibah tersebut.


