BerandaHabar BanjarbaruBanjir Berkepanjangan di Kabupaten...

Banjir Berkepanjangan di Kabupaten Banjar Warga Keluhkan Kesulitan Air Bersih, FAJI Kalsel Salurkan Bantuan

Terbaru

Martapura – Dampak banjir berkepanjangan masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah, khususnya di Kampung Jawa dan Desa Murung Mesjid. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, banjir juga menyebabkan keterbatasan akses air bersih untuk kebutuhan konsumsi warga.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, (Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalsel bersama sejumlah komunitas dan penggiat lingkungan, yakni dan KPA-P, serta rekan-rekan media menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi dan kepedulian terhadap bencana banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Bantuan yang disalurkan berupa sekitar seratus paket sembako, termasuk dukungan air bersih. Bantuan ini diakui warga sangat membantu, mengingat keterbatasan akses air layak minum yang masih menjadi persoalan utama di lokasi terdampak.

Salah seorang warga Kampung Jawa, Bukhari, mengatakan bahwa banjir di wilayahnya merupakan kejadian yang sering terjadi, dengan ketinggian air yang tidak menentu.

“Banjirnya sering, tapi kadang tinggi kadang surut. Pas yang dalam itu hari Sabtu dan Minggu karena hujannya terus, jadi tambah dalam airnya,” ujarnya.

Ia mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak. Bantuan ini sangat membantu saya,” katanya.

Namun demikian, Bukhari mengungkapkan persoalan air bersih untuk minum masih menjadi kendala utama bagi warga.

“Kalau air untuk mandi, cuci, kakus itu ada saja. Tapi untuk air bersih minum itu yang sulit. Jadi kami pakai air galon. Air minumnya yang susah,” jelasnya.

Ia pun berharap ke depan masih ada bantuan lanjutan bagi warga terdampak banjir.

Hal senada disampaikan Nana, warga Desa Murung Mesjid. Menurutnya, meski air sungai melimpah akibat banjir, akses terhadap air bersih layak konsumsi tetap terbatas.

“Iya, air sungai sih banyak, tapi air bersih sulit kami akses,” ujarnya.

Nana berharap adanya fasilitas pendukung, seperti tandon air bersih, untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.

“Ya, seperti tandon air. Kami perlu beberapa di daerah sini. Soalnya kalau mau minum harus beli air dulu, termasuk untuk masak,” katanya.

Melalui penyaluran bantuan ini, FAJI Kalimantan Selatan bersama para mitra berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir, sekaligus mendorong perhatian lebih luas terhadap kebutuhan dasar warga, khususnya akses air bersih di wilayah rawan banjir.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka