Bulog Kalsel Pastikan Stok Beras dan Minyakita Aman, Pedagang Diminta Patuhi HET
Banjarbaru — Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Selatan memastikan ketersediaan sejumlah komoditas pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Manager Pengadaan Perum Bulog Kanwil Kalimantan Selatan, Muhamad Radi Ansyari, mengatakan saat ini Bulog memiliki stok beras sekitar 20 ribu ton yang siap disalurkan untuk kebutuhan masyarakat maupun program bantuan pangan pemerintah.
“Untuk komoditas yang diatur Bulog, khususnya beras dan minyak goreng, saat ini kondisinya cenderung aman. Stok beras yang tersedia sekitar 20 ribu ton,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Rabu (11/03/2026).
Selain beras, Bulog juga menyiapkan stok minyak goreng merek Minyakita yang jumlahnya mencapai sekitar 250 ribu liter.
Menurut Radi, jumlah tersebut masih akan terus bertambah seiring dengan distribusi yang dilakukan untuk mendukung program bantuan pangan serta menjaga stabilitas pasokan di pasar.
Bulog juga mengimbau para pedagang maupun pengecer agar menjual minyak goreng Minyakita sesuai dengan ketentuan pemerintah mengenai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Sesuai ketentuan pemerintah, Minyakita harus dijual dengan harga maksimal Rp15.700 per liter,” jelasnya.
Apabila masyarakat menemukan harga Minyakita yang dijual melebihi HET, Radi meminta agar hal tersebut segera dilaporkan kepada Bulog maupun kepada Satgas Pangan Kepolisian.
“Jika ditemukan harga yang melebihi ketentuan, masyarakat bisa melaporkan ke Bulog atau melalui Satgas Pangan Polri. Nanti pedagang tersebut akan kita koordinasikan, bahkan bisa diberikan tambahan pasokan agar harga di pasaran kembali stabil,” katanya.
Melalui langkah tersebut, Bulog berharap distribusi komoditas pangan pokok di wilayah Kalimantan Selatan dapat tetap berjalan lancar serta harga di tingkat konsumen tetap terkendali.


