BANJARMASIN – Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, membuka secara resmi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pelindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar di Galaxy Hotel, Banjarmasin, Jumat (21/11/2025). Acara ini diselenggarakan untuk memperkuat implementasi serta memperluas cakupan pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Tanah Laut.
Sebelum memasuki sesi diskusi dan wawancara, dilakukan penyerahan simbolis pembayaran manfaat klaim bagi pekerja rentan di Kabupaten Tanah Laut. Total manfaat yang dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan untuk periode Januari hingga Oktober 2025 mencapai Rp 3.688.000.000. Selain itu, juga dilakukan penyerahan sertifikat perlindungan pekerja rentan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
Dalam sambutannya, Bupati Rahmat Trianto menegaskan bahwa pelindungan pekerja memiliki keterkaitan erat dengan pelayanan dasar masyarakat, terutama pendidikan dan kesehatan.
“Pendidikan tidak akan berjalan apabila kesehatan masyarakat tidak baik. Orang tua yang sakit atau tidak terlindungi akan berpengaruh pada pendidikan anaknya. Semua ini bermuara pada pentingnya keselamatan dan perlindungan dalam bekerja,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa saat ini Tanah Laut memiliki sekitar 23.700 peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan jumlah tersebut karena menjadi salah satu program unggulan.
“Aparatur desa, RT, RW, pengurus posyandu sudah terlindungi. Untuk pekerja nonformal seperti nelayan, tukang bangunan, dan pekerja harian lainnya, kita masukkan bertahap. Dengan ikut BPJS Ketenagakerjaan, mereka bisa bekerja lebih tenang dan bisa meningkatkan pendidikan anak-anaknya. Manfaatnya bukan cuma untuk individu, tapi juga keluarga,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Tanah Laut saat ini berada di angka 60 persen, dan capaian tersebut dinilai cukup baik mengingat jumlah penduduk Tanah Laut lebih besar dibanding kabupaten lain seperti Balangan dan Banjar.
“Dengan jumlah penduduk yang lebih banyak, capaian 60 persen itu termasuk baik. Tapi tentu akan terus kita tingkatkan,” tegasnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Regional Kalimantan, Adi Hendrata, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Tanah Laut atas dukungannya terhadap pelindungan pekerja.
“Kami berterima kasih atas komitmen Bupati dalam memberikan pelindungan kepada pekerja. Dukungan pemerintah daerah sangat menentukan keberhasilan perluasan kepesertaan,” ujarnya.
Adi Hendrata juga memaparkan strategi BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kepesertaan di Kalimantan, termasuk di Tanah Laut.
“Kami memperkuat kerja sama melalui proyek-proyek jasa konstruksi, terutama proyek pemerintah. Kemudian badan usaha dan BKBUs, peningkatan UCJ (Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan), serta pemberdayaan PKK dan Dasawisma seperti yang disampaikan Pak Bupati. Proyek-proyek di desa juga sangat penting untuk mendorong peningkatan UCJ ini,” jelasnya.
FGD ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas pelindungan jaminan sosial dan meningkatkan kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan.


