Diduga Tenggelam Di Sungai Martapura, Santri 16 Tahun dalam Pencarian Tim SAR
HABARKALIMANTAN – MARTAPURA – Kehebohan terjadi di kawasan Jembatan Pekauman Ataqwa, Kabupaten Banjar, pada Selasa (14/01/2026). Seorang remaja laki-laki, Muhammad Ilham Fikri (16), dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Martapura.
Kronologi kejadian bermula ketika korban diketahui sedang mandi di sungai dengan cara terjun dari atas jembatan. Rekan satu asrama korban, Muhammad Alfi Islami (16), yang berada di lokasi kejadian, menceritakan detik-detik terakhir sebelum temannya tersebut menghilang dari pandangan.
“Korban sempat terlihat mengapung di permukaan, tapi setelah sekitar 50 meter dari lokasi awal, ia tidak tampak lagi,” kata Alfi.
Menindaklanjuti laporan warga, operasi pencarian langsung digelar oleh tim SAR gabungan. Fokus penyisiran dilakukan menyusuri aliran sungai, bergerak dari lokasi jatuhnya korban hingga ke bagian hilir.
Terkait teknis pencarian di lapangan, Komandan Tim SAR Gabungan, Randhi, memberikan penjelasannya.
“Kami telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, dari titik nol sekitar 300 meter ke arah hilir,” ucapnya.
Lebih lanjut, Randhi mengakui bahwa misi penyelamatan pada malam hari ini menemui hambatan signifikan. Faktor alam menjadi tantangan utama bagi para personel yang bertugas.
“Untuk pencarian malam ini kendalanya visibilitas terbatas dan arus sungai cukup kuat karena didukung kondisi banjir,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya pencarian masih terus berlangsung. Terpantau di lokasi, personel dari Kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, BPBD Kabupaten Banjar, Emergency Banjar Response (EBR), serta puluhan relawan gabungan masih bersiaga penuh melakukan penyisiran. pencarian korban.

