Dinkes Banjarbaru Kerahkan Tim Gerak Cepat Puskesmas, 1.126 Warga Terdampak Banjir Terlayani
Habarkalimantan – Banjarbaru – Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru mengerahkan Tim Gerak Cepat (TGC) dari sejumlah puskesmas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir di beberapa wilayah. Total masyarakat yang telah mendapat layanan kesehatan mencapai 1.126 jiwa, dengan keluhan terbanyak berupa penyakit kulit akibat jamur, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, dan hipertensi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Juhai Triyanti Agustina, menyampaikan hal tersebut melalui wawancara WhatsApp pada Senin (19/01/2026). Ia menjelaskan layanan kesehatan lapangan dilakukan oleh TGC puskesmas di wilayah terdampak, termasuk lokasi pengungsian.
“Sehubungan dengan beberapa wilayah terdampak banjir di Kota Banjarbaru, puskesmas setempat telah memberikan pelayanan kesehatan oleh Tim Gerak Cepat (TGC),” ujarnya.
Adapun puskesmas yang terlibat dalam pelayanan kesehatan tersebut meliputi:
- Puskesmas Liang Anggang di wilayah Kelurahan Landasan Ulin Selatan,
- Puskesmas Landasan Ulin di wilayah Kelurahan Landasan Ulin Tengah,
- Puskesmas Guntung Manggis di pengungsian Guntung Manggis,
- Puskesmas Landasan Ulin Timur di pengungsian Kelurahan Landasan Ulin Timur,
- Puskesmas Banjarbaru Utara di wilayah Kelurahan Mentaos,
- Puskesmas Cempaka di wilayah Kelurahan Cempaka dan Bangkal.
Ia memaparkan, selain penyakit kulit akibat jamur dan hipertensi, tren kasus yang menonjol pada masa banjir kali ini adalah meningkatnya ISPA dan diare akut. Beberapa puskesmas mencatat angka kasus yang cukup signifikan.
Di Puskesmas Liang Anggang tercatat 31 kasus ISPA dan 7 kasus diare akut. Di wilayah Cempaka, ditemukan 139 kasus ISPA dan 11 kasus diare akut. Sementara di pengungsian Guntung Manggis tercatat 48 kasus ISPA dan 5 kasus diare akut, serta di wilayah Landasan Ulin Timur tercatat 66 kasus ISPA dan 8 kasus diare akut.
“Terdapat peningkatan penyakit ISPA dan diare akut,” tutupnya.
Dinas Kesehatan mengimbau warga terdampak banjir untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengonsumsi air minum yang aman, serta segera memeriksakan diri ke petugas kesehatan jika mengalami keluhan, terutama gejala gangguan pernapasan dan diare.


