BerandaPendidikanDukung Pendidikan Inklusif, ULM...

Dukung Pendidikan Inklusif, ULM Terima Mahasiswa Difabel Sejak 2017

Terbaru

Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan inklusif dengan memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk menempuh pendidikan tinggi. Hal itu terlihat dari kehadiran belasan mahasiswa berkebutuhan khusus dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Auditorium ULM, Kota Banjarbaru, Rabu (13/8/2025) siang.

Mereka tampak berbaur dengan ratusan mahasiswa baru lainnya tanpa adanya pembedaan. Salah satunya adalah Samiya Mardhatillah, mahasiswi tunarungu yang lolos seleksi masuk ULM pada program studi Pendidikan Khusus (PKH) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

“Alhamdulillah sangat senang bisa diterima kuliah di ULM berkat doa orang tua dan bantuan beasiswa,” ujar Samiya melalui bahasa isyarat yang diterjemahkan relawan Volunteer dari Jurusan PKH FKIP ULM. 

Samiya Mardhatillah, salah satu dari belasan mahasiswa difabel saat diwawancarai di momen PKKMB. Foto : HK

Ia juga mengaku bangga dapat menempuh pendidikan tinggi dan berinteraksi dengan banyak orang tanpa diskriminasi.

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Inklusif dan Layanan Disabilitas (P3ILD) ULM, Utomo, menegaskan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi, termasuk penyandang disabilitas. Hal itu sesuai amanah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.

“Saat ini ada sekitar 90 mahasiswa difabel di berbagai fakultas dan program studi di ULM, dan sebagian sudah lulus,” jelasnya. 

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Inklusif dan Layanan Disabilitas (P3ILD) ULM, Utomo. Foto : HK

Menurut Utomo, mahasiswa difabel di ULM tidak dibedakan berdasarkan jenis hambatan, baik penglihatan, pendengaran, fisik, bicara, maupun autisme. Mereka dapat masuk melalui jalur undangan, SBMPTN, maupun jalur mandiri seperti mahasiswa reguler lainnya.

Sejak 2017, ULM membentuk unit khusus untuk mendukung mahasiswa difabel bernama P3ILD. Untuk pembiayaan, beasiswa sebelumnya diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, namun sejak 2024 disokong oleh PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dengan kuota 20 mahasiswa setiap tahun.

“Kami sudah bekerja sama selama empat periode penerimaan, atau setara 16 tahun. Harapannya kerjasama ini dapat diperpanjang,” tutur Utomo.

Wakil Rektor III ULM, Muhammad Rusmin Nuryadin. Foto : HK

Sementara itu, Wakil Rektor III ULM, Muhammad Rusmin Nuryadin, menyebut kampus terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi mahasiswa difabel, mulai dari fasilitas ruang kuliah hingga transportasi.

“Kami memiliki kepedulian kepada mereka. Meskipun fasilitas belum sepenuhnya sempurna, ULM berkomitmen untuk melayani dan mencarikan beasiswa bagi mahasiswa difabel,” ujarnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka