Banjarbaru – Suasana penuh warna dan semangat menyelimuti pembukaan Festival Seni dan Pawai Budaya Kota Banjarbaru Tahun 2025, Jumat (22/8/2025).
Acara yang berlangsung di Lapangan dr. Murdjani ini menjadi salah satu agenda besar dalam Calendar of Event Kota Banjarbaru, sekaligus memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Panitia, Sri Lailana, menjelaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan wadah penting bagi seniman, budayawan, hingga generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melestarikan budaya lokal.
“Festival ini mengusung tema Menyatukan Seni, Menguatkan Budaya, Menyongsong Banjarbaru Emas. Ada 22 sanggar dan komunitas seni yang berpartisipasi, menampilkan pawai budaya, tari, musik, teater tradisional, hingga pameran UMKM dan kuliner. Kami ingin festival ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus promosi potensi pariwisata daerah,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga 29 Agustus 2025, termasuk workshop seni dan budaya untuk generasi muda. Sri berharap festival ini berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi pelestarian budaya dan penguatan identitas masyarakat Banjarbaru.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby yang hadir sekaligus membuka festival secara resmi, menekankan bahwa keberagaman budaya di Banjarbaru harus dilihat sebagai kekayaan, bukan perbedaan.
“Masyarakat Banjarbaru terdiri dari berbagai suku, etnis, dan agama. Perbedaan itu seharusnya saling dihargai dan diterima. Festival ini menjadi pengingat agar kita terus melestarikan budaya sekaligus menjaga keharmonisan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemerintah kota akan terus merangkul seluruh pegiat seni budaya untuk bersama-sama menjaga warisan budaya Banjarbaru agar tidak hilang ditelan zaman.
“Insyaallah untuk kedepannya, saya dan pemerintah kota Banjarbaru tentunya kita akan merangkul dan menyatukan semua pegiat seni budaya yang ada di Banjarbaru.
Mudah-mudahan dengan ini kita dapat menjaganya bersama-sama dan melestarikan bersama,” jelasnya.
Selain dari pemerintah, apresiasi juga datang dari para peserta. Maria, perwakilan dari Kapakat Dayak Ngaju, Sanggar Garanuhing Banjarbaru, mengaku terkesan dengan penyelenggaraan acara.

“Kesan saya, menyenangkan sekali. Acaranya meriah, bikin takjub. Harapan saya ke depan, semoga lebih ditingkatkan lagi, ada dukungan lebih besar, dan bisa digelar kembali kedepannya dengan lebih meriah,” ujarnya.

