MARTAPURA – Suasana tenang di Desa Melayu Ulu, Kecamatan Martapura Timur, mendadak gempar pada Kamis (1/1/2026) siang. Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga tersangkut di belakang pemukiman bantaran Sungai Martapura, tepatnya di wilayah RT 03.
Penemuan ini bermula saat warga melihat tubuh manusia yang terbawa arus dan terhenti di belakang salah satu rumah penduduk. Dalam waktu singkat, kabar tersebut memicu kerumunan warga yang ingin memastikan identitas korban.
“Lokasi penemuan mayat di RT 03, tersangkut di belakang rumah warga yang berada di bantaran sungai,” ujar salah seorang relawan yang berada di lokasi kejadian.
Merespons laporan tersebut, tim gabungan dari Polsek Martapura Timur, DPKP Kabupaten Banjar, serta para relawan langsung bergerak melakukan evakuasi. Jenazah kemudian dilarikan ke RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk proses identifikasi.
Hingga saat ini, identitas pria tersebut masih menjadi teka-teki. Warga setempat meyakini bahwa korban bukanlah penduduk desa mereka. Helmi, salah satu warga yang turut membantu proses evakuasi, memberikan kesaksiannya.
“Bukan orang sini, orang luar mungkin,” ujarnya.
Mengenai kondisi fisik korban, Helmi memberikan gambaran kasar terkait ciri-ciri pria tersebut yang diperkirakan sudah berusia matang.
“Ciri-cirinya badannya gemuk, terus umurnya kira-kira empat puluh tahun keatas laki-laki,” menambahkan.
Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian serta berupaya mengungkap jati diri korban. Belum ada pernyataan resmi mengenai apakah ditemukan tanda-tanda kekerasan atau murni kecelakaan tenggelam.
Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri laki-laki, usia di atas 40 tahun, dan bertubuh agak besar, diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak RSUD Ratu Zalecha atau Polsek Martapura Timur.

