BerandaHabar BanjarbaruJelang Libur Nataru BMKG...

Jelang Libur Nataru BMKG Imbau Masyarakat Untuk Waspada Saat Liburan di Pantai

Terbaru

Banjarbaru – Sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan khususnya di kota Banjarbaru, pada pertengahan Bulan Desember 2024 sudah memasuki puncak musim hujan.

Forecaster Iklim Stasiun Klimatologi Kalsel, Yosef Luky DP, menjelaskan saat ini pada pertengahan bulan Desember wilayah Kalimantan Selatan, secara umum seluruh nya sudah memasuki musim hujan.

“Kemarin ada beberapa wilayah yang mundur musim hujannya, ada yang di bulan Oktober, November dan di pertengahan Desember, seluruh wilayah sudah memasuki musim hujan,” ujarnya, di kantor BMKG Banjarbaru, Kamis (19/12/24).

Sedangkan, puncak musim hujan tahun 2024-2025 di wilayah Kalsel beragam. Khususnya di wilayah Banjarbaru puncak musim hujan berada di bulan Desember 2024.

Namun, lanjut Yosef ada juga beberapa wilayah yang musim hujan nya nanti di mulai dari bulan Maret, April, Mei Juni 2025.

“Kalsel bagian Utara seperti Tabalong, Hulu sungai sampai dengan Banjarbaru, Banjarmasin sudah memasuki puncak musim hujan,” ucapnya.

Jadi saat ini di wilayah Indonesia termasuk Kalsel, selain memasuki puncak musim hujan, terjadi juga periode pengaruh iklim global yaitu La nina lemah.

“Meskipun La nina Lemah tidak kuat atau sedang, tapi cukup memberikan dampak menambah intensitas curah hujan,”katanya.

Yosef menghimbau, kepada masyarakat khususnya yang akan menikmati libur akhir tahun, waspada terhadap kondisi iklim yang terus berubah-ubah.

“Sekarang curah hujan tinggi, kemudian biasanya curah hujan itu tinggi di malam hari, sampai dini hari, waspada untuk masyarakat yang ingin berlibur ke pantai cuaca tidak menentu, angin kencang, dan intensitas curah hujan lagi tinggi-tingginya.” terangnya.

Dampak atau efek curah hujan yang tinggi yaitu, daerah yang dataran nya rendah akan tergenang banjir. Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir juga harus waspada.

“Jadi memang saat ini gelombang tinggi khususnya untuk wilayah pesisir sehingga menyebabkan banjir rob, jadi masyarakat yang ingin berlibur ke pantai waspada, artinya hindari yang terlalu dalam main nya. Kepantai tidak masalah tetapi tetap harus waspada dengan kondisi cuaca dan iklim di sekitarnya,” tuntasnya.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati libur Nataru bisa melihat informasi cuaca di BMKG, melalui Sosial media seperti Google, Instagram.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka