BerandaHabar BanjarJelang Momen 5 Rajab,...

Jelang Momen 5 Rajab, Dinkes Banjar Siapkan 100 Posko Kesehatan dan Tambah Stok Obat

Terbaru

MARTAPURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar terus mematangkan persiapan menjelang peringatan momen 5 Rajab yang diprediksi akan dihadiri oleh jutaan jemaah. Sebagai tuan rumah, Dinkes Banjar memastikan kesiapan layanan kesehatan yang optimal dengan mendirikan total 100 posko kesehatan yang tersebar di wilayah Martapura.

​Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, mengungkapkan bahwa persiapan ini dilakukan dengan kolaborasi masif. Pihaknya tidak hanya didukung oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, tetapi juga mendapat bantuan dari Dinkes seluruh kabupaten/kota di Kalsel, mulai dari Tanjung hingga Kotabaru.

Dr. H. Noripansyah merincikan, dari total 100 posko yang didirikan di wilayah Martapura, sebanyak 77 titik merupakan Posko Kesehatan biasa dan 23 titik merupakan Posko Rujukan.

​”Posko kesehatan diperuntukkan bagi penanganan penyakit ringan seperti pusing atau kelelahan. Sedangkan posko rujukan disiapkan khusus bagi jemaah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut sebelum ke rumah sakit,” jelasnya, Selasa (23/12/2025).

​Ia menambahkan, keberadaan posko rujukan sangat krusial mengingat padatnya lalu lintas jemaah yang membuat akses ambulans menuju rumah sakit menjadi sulit.

“Jalur ke rumah sakit pasti susah ditembus karena jutaan orang. Jadi, pasien bisa dirawat atau distabilkan dulu di posko rujukan,” menambahkan.

Tahun 2025 menjadi tahun yang unik karena peringatan haul terjadi dua kali, yakni pada awal Januari dan Desember ini (Momen 5 Rajab). Mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar telah menambah jumlah logistik obat-obatan.

​”Kami menyiapkan 17 depo obat. Insya Allah mencukupi karena tahun ini pemerintah daerah menambah jumlah obat, mengingat ini jatuhnya dua kali haul dalam satu tahun masehi. Kami persiapan lebih ekstra,” ujar Noripansyah.

Layanan kesehatan akan beroperasi penuh mulai Jumat pagi hingga Senin sore pukul 16.00 WITA. Petugas medis akan dibagi menjadi tiga shift (pagi, sore, dan malam) dengan kekuatan personel sekitar 5-6 orang per shift di setiap posko rujukan.

​Untuk koordinasi, Dinkes memusatkan komando di depan Guesthouse yang dilengkapi dengan perangkat monitor CCTV dari berbagai titik.

​”Kami juga mengantisipasi kendala sinyal seluler dengan memaksimalkan penggunaan HT (Handy Talky) dan berkoordinasi dengan Dishub serta Kominfo,” terangnya.

Kesiapan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari para relawan. HD (24), salah satu relawan posko kesehatan, berharap cuaca bersahabat selama pelaksanaan acara.

​”Semoga momen 5 Rajab ini kegiatannya aman, lancar, dan terkendali. Harapannya tidak banjir, mengingat akhir-akhir ini sering hujan,” ungkapnya.

​Dengan persiapan matang ini, diharapkan seluruh jemaah yang hadir dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan mendapatkan layanan kesehatan yang memadai jika dibutuhkan.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka