Jumlah Penerima Insentif Guru Agama di Banjarbaru Naik 100 Persen, BKPAKSI Sampaikan Apresiasi kepada Wali Kota
BANJARBARU – Kabar gembira bagi para guru Pendidikan Al-Qur’an di Kota Banjarbaru. Pemerintah Kota Banjarbaru secara resmi meningkatkan jumlah penerima insentif pada tahun 2026 secara signifikan, yakni mencapai 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Utama Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Banjarbaru, Imam Sadikin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, atas perhatian besar terhadap kesejahteraan para guru mengaji.
Imam menjelaskan, sebelumnya jumlah guru yang menerima insentif hanya sebanyak 132 orang. Namun, pada tahun 2026 ini, jumlah tersebut bertambah menjadi lebih dari 250 orang.
“Alhamdulillah, di bawah kepemimpinan Ibu Wali Kota, baru satu tahun berjalan sudah ada kenaikan hingga 100 persen. Ini tentu sangat berarti bagi guru-guru kami yang telah bertahun-tahun mengabdi mendidik generasi Qur’ani di Banjarbaru,” ujar Imam Sadikin.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap para pengajar Al-Qur’an yang memiliki peran krusial dalam pembinaan akhlak dan karakter masyarakat sejak dini. Ia pun mendoakan agar kepemimpinan Wali Kota senantiasa membawa kemajuan bagi daerah.
“Mudah-mudahan beliau selalu diberikan kesehatan lahir dan batin, serta mampu membawa Banjarbaru semakin maju menuju Banjarbaru Emas,” tambahnya.
Di sisi lain, Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa peningkatan jumlah penerima insentif ini adalah komitmen Pemkot dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbasis nilai keagamaan.
“Guru agama memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Sudah sepatutnya mereka mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah,” ungkap Hj. Erna Lisa Halaby.
Ia berharap kenaikan jumlah penerima insentif ini menjadi motivasi tambahan bagi para guru untuk terus mendidik dengan penuh keikhlasan.
“Ke depannya, Pemerintah Kota akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan ini dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Insya Allah, perhatian untuk guru agama akan terus kami perjuangkan,” pungkasnya.


