Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar acara Kaleidoskop 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru di Aula Gawi Sabarataan, Senin (29/9/2025) pagi.
Acara ini menjadi refleksi atas capaian program prioritas yang seluruhnya telah terealisasi, mulai dari bedah rumah masyarakat tidak mampu, pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, penataan kota seperti perapian kabel, penambahan utilitas umum, hingga pengadaan ambulans di tiap kecamatan.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, menyampaikan program ini merupakan jawaban atas janji kampanye sekaligus solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
“Program 100 hari kerja ini jelas menepati janji-janji Ibu Wali Kota waktu kampanye. Selain itu juga menjawab permasalahan yang ada di masyarakat Kota Banjarbaru. Tentunya, program 100 hari kerja ini menjadi fondasi untuk pelayanan yang lebih baik lagi ke depannya,” ungkapnya.
Meski target program telah terlaksana 100 persen, Sirajoni menegaskan beberapa agenda akan terus berlanjut.
“Artinya ini berkelanjutan, bukan hanya berhenti di 100 hari. Misalnya penataan kabel, ke depan kita inginkan kabel-kabel tertata lebih rapi lagi, bahkan ditanam di bawah tanah. Target perapian sudah dilakukan, tapi akan kita lanjutkan penyempurnaannya,” jelasnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Kota Banjarbaru, Kanafi, menekankan seluruh capaian program selaras dengan visi Banjarbaru Emas (Elok, Maju, Adil, Sejahtera).
“Fokusnya jelas, membangun Banjarbaru yang elok dengan infrastruktur yang nyaman, kemudian meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan secara berkelanjutan. Walaupun sudah dianggap baik, kita tetap harus selalu berbenah,” ujarnya.

