Ketua DPRD Banjarbaru Imbau Remaja Hindari Tawuran dan Balap Liar, Jaga Ramadhan Tetap Kondusif
Banjarbaru — Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk menghindari berbagai aktivitas negatif yang kerap muncul selama bulan suci Ramadan, seperti tawuran dan balap liar.
Menurutnya, Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperbanyak kegiatan positif yang bernilai ibadah, bukan justru diisi dengan aktivitas yang berisiko dan merugikan.
“Kami menghimbau khususnya kepada kalangan muda yang biasanya energinya berlebih agar bisa meminimalisir kegiatan-kegiatan negatif seperti tawuran maupun balap liar. Alangkah baiknya diganti dengan kegiatan yang lebih positif,” ujarnya.
Ia menambahkan, banyak aktivitas bermanfaat yang dapat dilakukan selama Ramadan, mulai dari tadarus Al-Qur’an, membantu orang tua di rumah, hingga kegiatan sosial yang dapat meningkatkan nilai spiritual.
“Di bulan yang suci ini, sebaiknya kita melakukan hal-hal yang bisa menambah pahala, bukan justru menimbulkan risiko dan dampak negatif,” katanya.
Terkait pengawasan, Ketua DPRD menilai langkah preventif yang dilakukan aparat penegak hukum selama ini sudah berjalan baik. Pendekatan persuasif dan imbauan kepada masyarakat dinilai penting untuk menjaga kondusivitas wilayah.
“Pendekatan preventif dan himbauan yang dilakukan teman-teman penegak hukum sudah cukup baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Ia menegaskan balap liar tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
“Balap liar ini berkaitan langsung dengan risiko kecelakaan dan keamanan. Karena itu, perlu kesadaran bersama untuk menekan aktivitas tersebut,” tegasnya.
DPRD Banjarbaru berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menciptakan suasana Ramadan yang aman, nyaman, dan penuh nilai kebersamaan, sehingga ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk tanpa gangguan aktivitas negatif.


