BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru menutup tahun 2025 dengan langkah tegas dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika (P4GN).
Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Pemkot Banjarbaru sukses menggelar tes urine serentak bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN di lingkungan SKPD.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari kerja, terhitung mulai tanggal 17 November hingga 2 Desember 2025.
Kepala Bakesbangpol Kota Banjarbaru, Hidayaturrahman yang bertindak sebagai koordinator, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkot dalam mewujudkan visi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Agamis, Sejahtera) melalui penciptaan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari narkotika.
”Sasaran kami jelas, seluruh pegawai, baik ASN maupun non-ASN, harus bersih dari narkoba. Ini adalah langkah strategis untuk menjamin integritas aparatur negara,” tegasnya.
Pelaksanaan tes urine ini merupakan hasil kolaborasi erat antara tiga pilar utama:
• Bakesbangpol Kota Banjarbaru (Koordinator Pelaksanaan).
• BNN Kota Banjarbaru (Pelaksana Teknis Pemeriksaan dan Pengawasan).
• Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru (Penyedia Tenaga Medis Pendamping).
Kegiatan yang dilaksanakan di kantor masing-masing SKPD ini menerapkan mekanisme yang ketat dan terstandar. Tim gabungan BNN dan Dinkes mendatangi setiap lokasi sesuai jadwal yang telah disusun Bakesbangpol.

Pengambilan sampel urine dilakukan secara teratur dan diawasi ketat sesuai SOP BNN untuk menjamin keabsahan hasil. Pemeriksaan awal menggunakan perangkat uji cepat (rapid test), dan seluruh rekapitulasi data kini tengah dihimpun untuk dianalisis lebih lanjut.
Berdasarkan laporan sementara, kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Tingginya partisipasi dan kedisiplinan pegawai diapresiasi sebagai indikator komitmen aparatur dalam mendukung program P4GN.
”Dampak positifnya jelas, meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran pegawai. Ini sekaligus memperkuat implementasi P4GN di internal Pemkot Banjarbaru,” tambah salah satu perwakilan pelaksana teknis.
Pemkot Banjarbaru menyatakan bahwa tes urine akan menjadi agenda berkala sebagai bentuk pencegahan dan deteksi dini. Kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Pemkot Banjarbaru tidak akan menoleransi penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerjanya.


