SAMARINDA. Politikus Kaltim yang kini duduk di kursi Wakil Ketua DPD RI Mahyudin diisukan maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 mendatang.
Hal itu dibuktikan dengan banyakanya tersebar foto flyer berbentuk digital di platform aplikasi WhatApp bergambar Mahyudin dengan tagline “Menuju Kaltim Keren dan Hebat!”.
Saat dijumpai di Samarinda Mahyudin pun mengakui hal tersebut. “Jadi banyak yang bilang sama saya, sayang juga potensinya, jadi cobalah maju Gubernur. Ya saya bilang coba dulu lah ya, saya sih tidak mengiyakan iya, tidak juga bilang enggak, tapi saya kira yang paling objektif adalah kita survei dulu,” ucapnya pada awak media, Minggu (15/10) kemarin.
Mahyudin mengatakan jika memang masyarakat Kaltim banyak menginginkanya maju Pilgub mendatang, tentu ia tidak bisa menolak.
Namun, kira-kira jika tidak banyak seperti kenyataannya, tentu niat tersebut diurungkannya.
“Melihat posisinya hari ini adalah fifty-fifty, kita lihat keinginan masyarakat, kalau memang masyarakat menaruh harapan ke saya untuk memimpin Kaltim, ya saya akan maju 2024, tapi kalau tidak banyak yang menginginkan, ya saya enggak maju,” bebernya.
Capaian politik Mahyudin sendiri telah menduduki kursi Bupati Kutim pada 2003 hingga 2006 menggantikan Awang Faroek Ishak.
Sebelumnya ia menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kutim (2000–2001), Wakil Bupati Kutim (2001–2003), Bupati Kutim (2003–2006).
Tahun 2009-2014 ia menjabat sebagai anggota komisi VII DPR RI pada periode dari Partai Golkar.
Sebelum akhirnya berlanjut menempati posisi Badan Anggaran 2009–2011, Komisi I 2010–2011, dan Komisi III 2011–2014.
Purna di DPR RI Mahyudin lalu mendapat amanah duduk menjadi Wakil Ketua MPR-RI tahun 2014–2019, kemudian terpilih di DPD RI periode 2019-2024.
Mahyudin yang sarat pengalaman di perpolitikan nasional tak mau jumawa dan menunggu animo masyarakat.
Ia mengklaim tokoh-tokoh masyarakat lah yang datang dan mendorongnya menjadi Bakal Calon Gubernur (Bacagub) pada Pilgub 2024 mendatang.
“Tokoh-tokoh juga datang dan bilang, sudahlah Pak Mahyudin, ini panggilan anda untuk kembali ke Kaltim. Sudah kelamaan anda di Jakarta, sudah saatnya pulang kampung. Saya pikirlah dulu, saya bilang kita lihat, kalau memang memungkinkan ya kita gas saja,” bebernya..
Politik juga sangat dinamis, kini Mahyudin telah tidak aktif lagi di Partai Perindo, serta mengakui belakangan kurang aktif di partai yang dipimpin Hary Tanoesodibjo tersebut.
Sempat diminta menjadi tim untuk pemenangan Partai Perindo, kini ia sudah lepas dari partai tersebut.
Menyinggung terkait dukungan Pilkada 2024 mendatang, ia tak khawatir perahu mana yang akan dipilih untuk mengusung sebagai Bacagub Kaltim nantinya.
“Kalau saya maju, saya rasa perahu tidak ada masalah. karena menurut saya, pengalaman saya ya, hampir semua Ketum Partai di Nasional itu teman saya. Jadi kalau memang survei saya bagus, ya perahu itu enggak sulit bagi saya. Yang pasti mungkin PAN pasti ke saya, karena anak saya sekarang caleg di PAN,” pungkasnya.

