BANJARMASIN – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Laut menegaskan komitmennya dalam memperluas pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi perempuan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pelindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 2025 yang digelar di Galaxy Hotel Banjarmasin, Jumat (21/11/2025).
Keikutsertaan DP3AP2KB dalam forum ini sekaligus menjadi langkah strategis dinas tersebut untuk mendukung dan menyukseskan program-program Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto dan Wakil Bupati H. Muhammad Zazuli, termasuk penguatan layanan dasar, pengurangan kerentanan sosial, serta peningkatan kualitas hidup keluarga.
Tak hanya itu, DP3AP2KB juga menegaskan perannya dalam mendukung program-program pemberdayaan perempuan dan keluarga yang dijalankan Ketua TP-PKK Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat Trianto, khususnya terkait peningkatan kesejahteraan perempuan penggerak desa, kader PKK, dan kader Posyandu.
Kepala DP3AP2KB Tanah Laut, Maria Ulfah, S.Psi, menjelaskan bahwa sejak awal dirinya bergabung di dinas tersebut, penguatan pelindungan bagi perempuan menjadi fokus utama yang dibangun melalui sinergi lintas sektor.
“Sejak awal saya bergabung di DP3AP2KB dan dengan adanya visi-misi Bupati dan Wakil Bupati, kami mendukung visi dan misi beliau dengan berkoordinasi kepada Kepala Disnakerind dan Kabid HIJSTK untuk menambahkan klausul kepesertaan jaminan perlindungan bagi kaum perempuan,” ujarnya.
Maria Ulfah menegaskan bahwa sasaran pelindungan ini mencakup perempuan yang tergabung dalam organisasi masyarakat maupun organisasi perempuan yang mendukung pelaksanaan program pemerintah di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.
“Ini termasuk pengurus dan kader PKK, kader Posyandu baik tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Alhamdulillah semuanya mendapatkan dukungan, termasuk bagi perempuan rentan,” jelasnya.
DP3AP2KB memandang bahwa pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan elemen penting agar perempuan yang memegang peran strategis di masyarakat dapat bekerja dan berkontribusi dengan rasa aman.
Dengan perlindungan ini, perempuan memiliki keamanan dalam menjalankan tugas sosial, pelayanan publik, dan kegiatan pemberdayaan keluarga.
Melalui forum FGD 2025, DP3AP2KB menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Disnakerind, serta TP-PKK Tanah Laut sekaligus TP Posyandu untuk memastikan lebih banyak perempuan masuk dalam skema perlindungan yang berkelanjutan.


