BerandaHabar BanjarDemi Kenyamanan Jemaah: Polda...

Demi Kenyamanan Jemaah: Polda Kalsel Terapkan Skema One-Way Penuh Haul Guru Sekumpul

Terbaru

MARTAPURA – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Banjar dan instansi terkait mematangkan persiapan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas untuk peringatan Haul Guru Sekumpul (5 Rajab 1447 H) yang dijadwalkan pada 28 Desember 2025.

​Kesiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Momen 5 Rajab 1447 H yang digelar pada Rabu, 26 November 2025, pukul 09.00 WITA, di Kampung Nusantara Resort, Tanjung Rema, Martapura.

​Mewakili Direktur Lalu Lintas, Kompol Gustaf Adolf Mamuaya (Kasat PJR), menyampaikan bahwa koordinasi ini melibatkan penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar, Dinas Perhubungan Provinsi, serta seluruh perwakilan Dinas Perhubungan dari Kota/Kabupaten lainnya.

​“Kami membahas kesiapan pengamanan jalur serta menyusun cara bertindak (CB) yang matang, baik saat kedatangan maupun kepulangan jemaah,” ujar Kompol Gustaf.

​Kompol Gustaf menjelaskan, arus kedatangan diperkirakan mengalir normal dengan puncak kepadatan pada pukul 16.00 sampai 18.00 WITA.

Kasat PJR Dit Lantas Polda Kalsel Kompol Gustaf Adolf Mamuaya bersama ​Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana

​Untuk arus kepulangan, akan diberlakukan sistem satu arah (one-way) total dari pukul 20.00 WITA hingga 04.00 dini hari.

​Rincian Jalur One-Way:
​Arah Banjarmasin/Jalur Tengah: Pemberlakuan one-way dimulai dari Bundaran Simpang Empat Banjarbaru hingga depan Kota Citra Graha (KCG).
​Pecahan Arus di KCG: Kendaraan yang menuju Hulu Sungai diarahkan melalui Jalur Gubernur Syarkawi. Sementara kendaraan menuju Banjarmasin dapat langsung melalui Jalan Ahmad Yani.
​Arah Hulu Sungai: Pemberlakuan one-way juga dilaksanakan mulai dari kawasan Sekumpul hingga Simpang Bungur, Kabupaten Tapin.

​Penyesuaian Waktu: Jalur ini berlaku penuh sampai pukul 24.00 WITA. Setelah pukul 24.00, penarikan jalur one-way akan ditarik mundur dan hanya diberlakukan hingga perbatasan Kabupaten Tapin.

​Terkait angkutan berat pengangkut barang, Ditlantas dan Dishub sepakat mengeluarkan himbauan pelarangan melintas mulai dari H-2 hingga H+2 acara.

​“Pengecualian hanya berlaku bagi angkutan yang membawa Sembako dan BBM,” tegas Kompol Gustaf.

​Selain itu, operasional Bentor (Becak Motor) juga dihimbau untuk tidak beroperasi sementara waktu demi keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, meskipun kantong parkir disediakan.

​Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, mengharapkan agar para jemaah tidak tergesa-gesa saat ingin pulang. Hal ini penting agar jemaah tetap memperhatikan kondisi jalan, tidak salah mengambil jalur yang sudah diatur, dan tidak mengganggu kelancaran arus. I Gusti Nyoman Yudiana juga berharap pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan dan pengaturan lalu lintas dapat berjalan dengan lancar dan aman.

​Kompol Gustaf menutup dengan himbauan keselamatan dan stiker. Jemaah diminta memperhatikan pembagian tiga warna stiker (Merah, Kuning, dan Biru) yang disesuaikan dengan arah kedatangan, karena stiker tersebut menentukan posisi parkir.

​“Hal ini krusial agar tidak terjadi persilangan arus (crossing) yang dapat menyebabkan kemacetan saat kepulangan setelah ibadah selesai,” pungkasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka