BerandaHabar Provinsi KaltimMerdeka Belajar Tepat Untuk...

Merdeka Belajar Tepat Untuk Kaltim

Terbaru

SAMARINDA. Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik menegaskan Program Merdeka Belajar akan terus dilanjutkan. Hal itu disebutkannya sebab di Kaltim sendiri telah terasa perubahan yang baik dan terus ada perkembangan.

“Kaltim akan komit melanjutkan karena dalam lima tahun ini cukup banyak perubahan, fasilitas dalam kurikulum, siswa lebih merdeka, guru-guru juga lebih kreatif,” katanya pada awak media

Dengan Program Merdeka Belajar, dia berharap ke depan para guru, dosen, siswa dan mahasiswa akan lebih kreatif menciptakan inovasi-inovasi baru, Sedikit hal yang masih menjadi kendala kata Akmal adalah persoalan mindset atau pola pikir. Sebab tidak semua orang menerima proses ini.

“Inti dari pendidikan itu adalah merdeka melakukan gagasan dan berinovasi sehingga kita betul-betul bisa menjadi bangsa yang merdeka dan berpendidikan,” bebernya.

Akmal mengakui bukan hal yang mudah untuk melakukan transformasi sebuah sistem yang sangat besar. Bukan pula menjadi tugas sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran.

“Pada awal perjalanan, kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Disdikbud Kaltim, Yekti Utama menyampaikan, Pemerintah Provinsi bersama Disdikbud Kaltim tahun ini juga melakukan penguatan sarana prasarana sekolah. Mulai dari papan interaktif, pojok baca, serta pembagian alat musik tradisional sebagai penunjang kreativitas siswa-siswi di sekolah.

“Penguatan sarpras ini juga untuk meningkatkan semangat belajar dan kemajuan sektor pendidikan di Kaltim,” ungkapnya.

Kemudian, Yekti menyebut salah satu program yang dianjurkan untuk setiap sekolah yakni kegiatan tour museum bagi siswa dan siswi. Ini sebagai media belajar bagi mereka, menambah wawasan sejarah serta budaya bagi para pelajar.

“Ada program sekolah masuk museum, ini harus digencarkan ya supaya mereka bisa mencintai budayanya sendiri dan pengetahuan sejarah yang mereka belum pahami,” bebernya.

Dengan adanya program dan penguatan sarpras tadi, Disdikbud ingin pendidikan di Kalimantan Timur mengalami kemajuan secara bertahap. Menghadapi Ibu Kota Nusantara (IKN), dibutuhkan SDM yang berkualitas nantinya. “Apalagi kita menghadapi IKN, tentu di sini kita membentuk sumber daya manusia yang berkualitas,” pungkasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka