Semarang – Dua mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Indah Maharati Zoan dan Ira Qadariah, mencatat prestasi membanggakan di kancah nasional. Keduanya sukses meraih predikat Best Presentation pada ajang International Green Scientific Competition (IGSC) 2025 yang berlangsung di Kota Semarang, 23 Agustus 2025 lalu.
Karya yang mereka usung berjudul “Innovation of Anti-Stunting Nano-Gummy from Pekat Nyame (Flagellaria indica) Through the Application of Green Technology to Realize Indonesia Emas 2045”. Inovasi ini menghadirkan suplemen berbentuk permen kenyal (gummy) berbasis tanaman lokal Pekat Nyame yang diformulasikan dengan teknologi nano. Produk tersebut ditujukan untuk membantu mencegah masalah stunting pada anak-anak sekaligus ramah lingkungan karena menerapkan prinsip green technology.
“Produk ini bukan hanya fokus pada efektivitas klinis, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan lingkungan,” jelas Indah saat menyampaikan presentasi di hadapan dewan juri.
Dalam pemaparannya, tim menjelaskan potensi senyawa aktif dari tanaman Pekat Nyame, proses formulasi berbasis nano, hingga kontribusinya terhadap visi besar Indonesia Emas 2045 yang menekankan pentingnya generasi sehat dan unggul di masa depan. Presentasi mereka menuai apresiasi tinggi dari para juri maupun peserta lain.
IGSC dikenal sebagai forum ilmiah bergengsi yang mempertemukan mahasiswa lintas perguruan tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk menawarkan solusi inovatif selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang kesehatan dan lingkungan.
Keberhasilan Indah dan Ira menjadi bukti nyata dukungan ULM terhadap pengembangan riset mahasiswa serta komitmen kampus dalam melahirkan inovasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.


