BerandaGaya HidupPanduan Memancing di Laut...

Panduan Memancing di Laut untuk Pemula: Strategi Jitu Taklukkan Samudra

Terbaru

Panduan Memancing di Laut untuk Pemula: Strategi Jitu Taklukkan Samudra

HABARKALIMANTANBANJARBARU – Memancing di laut menawarkan sensasi yang jauh berbeda dibandingkan di air tawar. Arus yang lebih kuat, kedalaman yang bervariasi, serta karakter ikan yang lebih agresif seringkali menjadi tantangan bagi pemancing pemula. Namun, dengan persiapan yang tepat, hobi ini bisa menjadi pengalaman yang sangat memuaskan.

Seorang pemancing profesional, Andri Wijaya, membagikan beberapa tips esensial bagi pemula yang ingin mencoba peruntungan di perairan terbuka.

1. Memilih Piranti (Tackle) yang Sesuai

Langkah pertama bagi pemula adalah tidak sembarangan menggunakan alat pancing air tawar di laut. Air asin bersifat korosif (merusak logam).

  • Joran (Rod): Pilihlah joran jenis medium-heavy yang mampu menahan tarikan ikan laut yang lebih bertenaga.
  • Reel: Pastikan reel memiliki fitur anti-karat (corrosion resistant) karena garam di air laut dapat merusak komponen dalam jika tidak sesuai peruntukannya.

2. Pahami Teknik Dasar Memancing Laut

Ada beberapa teknik yang populer digunakan di laut, namun untuk pemula, Andri menyarankan dua teknik dasar:

  • Teknik Dasaran (Bottom Fishing): Menggunakan pemberat agar umpan sampai ke dasar laut. Teknik ini paling mudah dipelajari untuk mencari ikan karang seperti Kerapu atau Kakap.
  • Teknik Jigging: Menggunakan umpan buatan dari logam (metal jig) yang digerakkan naik-turun untuk menarik perhatian ikan predator.

3. Gunakan Umpan yang Tepat

Umpan adalah kunci keberhasilan. Jika menggunakan umpan hidup, udang segar atau irisan ikan tongkol adalah pilihan terbaik yang disukai hampir semua jenis ikan laut. Namun, jika menggunakan umpan buatan (lure), pastikan warna dan ukurannya sesuai dengan kondisi kejernihan air saat itu.

4. Perhatikan Waktu dan Pasang Surut

Memancing di laut sangat bergantung pada kondisi pasang surut air (tide). Ikan laut cenderung lebih aktif mencari makan saat air mulai pasang atau saat air mulai surut. “Pemula sering mengabaikan tabel pasang surut. Padahal, saat arus air bergerak, di situlah ikan predator biasanya berburu mangsa,” jelas Andri.

5. Keselamatan dan Perlengkapan Pendukung

Laut adalah medan yang tidak terduga. Selain membawa alat pancing, pemancing wajib menyiapkan:

  • Pelampung (Life Jacket): Wajib digunakan jika memancing dari kapal atau tebing.
  • Pelindung Matahari: Topi, kacamata hitam polaroid (untuk melihat ke dalam air lebih jelas), dan tabir surya.
  • Kotak P3K: Terutama obat anti-mabuk laut jika Anda tidak terbiasa berada di atas kapal dalam waktu lama.

6. Etika dan Kebersihan

Andri mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian laut. “Bawa pulang sampah Anda, terutama sisa senar pancing yang putus. Senar bekas sangat berbahaya bagi ekosistem laut jika tertelan oleh penyu atau tersangkut di terumbu karang,” tutupnya.

Dengan mengikuti panduan ini, pemancing pemula diharapkan tidak hanya pulang membawa ikan, tetapi juga membawa pengalaman yang berkesan dan aman.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka