BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) kembali memberikan apresiasi kepada dunia usaha melalui ajang Corporate Social Responsibility (CSR) Award 2025. Acara ini digelar di Hotel Aeris Banjarbaru, Kamis (20/11/2025) pagi, dan diikuti oleh 23 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Banjar.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappedalitbang Banjar, Nashrullah Shadiq, yang mewakili Bupati Banjar H Saidi Mansyur. Tahun ini, CSR Award mengusung tema “Sinergi CSR untuk Banjar Tangguh, Sejahtera dan Berkeadilan”, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
Kepala Bappedalitbang, Nashrullah Shadiq, dalam sambutannya menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya memotivasi pelaku usaha agar investasi sosial mereka memberikan dampak luas bagi pembangunan yang inklusif.
“Konsep keberlanjutan dan keadilan menjadi bagian integral dari tema tersebut. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi,” ujar Nashrullah.
Ia menambahkan bahwa sinergi sangat krusial untuk membangun masyarakat yang tangguh.
“Pemerintah Kabupaten Banjar mendorong perusahaan untuk tidak hanya fokus pada keuntungan bisnis, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP),” tegasnya.
Salah satu perusahaan yang menerima penghargaan dalam ajang ini adalah PT Mitra Agro Semesta (MAS). Perusahaan ini berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 3 Kategori Kesehatan dan Juara 2 Kategori Individu.
Perwakilan PT MAS, Oktaviano Catur Arya, mengungkapkan rasa syukurnya. Meskipun menghadapi tantangan ekonomi yang berat akibat melemahnya sektor batubara, perusahaannya tetap berupaya menjaga komitmen sosial.
“Alhamdulillah, tahun ini PT MAS kembali meraih penghargaan. Meski realisasi CSR tahun ini hanya mencapai 32,5 persen—menurun dari target 100 persen di tahun 2024 akibat kondisi sektor batubara—ini tetap menjadi semangat bagi kami untuk memperbaiki strategi,” ungkap Catur.
Catur, yang juga memenangkan penghargaan individu berkat penerapan CSR pada delapan aspek prioritas, menekankan bahwa lesunya ekonomi tidak boleh menghentikan pembinaan masyarakat. Fokus perusahaan tetap pada desa binaan seperti Desa Pematang Danau dan Dusun Sungai Bokor.
“Walaupun 2026 tidak ada target khusus, pembinaan dan pendampingan tetap harus berjalan. Jangan sampai berhenti hanya karena kondisi ekonomi sedang lesu,” pungkasnya.
Dalam CSR Award 2025, penilaian dilakukan secara ketat oleh dewan juri dari unsur akademisi dan pemerintah daerah dengan indikator meliputi ekonomi, lingkungan, pendidikan, kesehatan, hingga tata kelola TSP.
Adapun perusahaan yang berhasil meraih predikat Juara Umum adalah:
PT Kadya Caraka Mulia
CV Cintapuri Pratama
PT United Tractors Tbk
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat penghargaan kepada seluruh pemenang sebagai simbol apresiasi atas kontribusi nyata bagi Kabupaten Banjar.


