Pemkab Banjar Harapkan Sinergi Pemuda di Musda KNPI, Dua Kandidat Siap Bertarung
MARTAPURA – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banjar secara resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk menentukan nakhoda baru. Acara pembukaan berlangsung di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, pada Sabtu (11/4/2026) sore.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ikhwansyah, menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap pelaksanaan agenda kepemudaan ini. Hadir mewakili Bupati Banjar, Ikhwansyah menekankan pentingnya peran pemuda dalam menggerakkan roda pembangunan daerah.
”Kita berharap pada Musda kali ini terpilih pemuda yang visioner, yang bisa mendukung proses kegiatan pembangunan di Kabupaten Banjar,” ungkap Ikhwansyah seusai acara pembukaan.
Lebih lanjut, ia berpesan agar kepengurusan yang baru nantinya dapat merancang program kerja yang sejalan dengan visi pemerintah daerah.
”Harapan kita, akan terjalin sinergi antara pemerintah daerah dan KNPI untuk bersama-sama membangun Kabupaten Banjar yang kita cintai. Apabila sudah terpilih nanti, silakan menyusun program kerja yang selaras dengan program pembangunan pemerintah,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD KNPI Kabupaten Banjar demisioner, Rahmat Saleh, menjelaskan dinamika tahapan pemilihan ketua baru yang sempat mengalami penyesuaian jadwal.
Menurut Rahmat, penjaringan calon ketua telah dilakukan sejatinya sejak Oktober dan dilanjutkan dengan pembukaan pendaftaran November tahun lalu. Namun, tahapan tersebut terpaksa diundur karena bertepatan dengan agenda besar masyarakat, yakni Haul Guru Sekumpul.
”Setelah Haul selesai, pendaftaran kami buka kembali dan alhamdulillah ada lima calon. Namun, dari kelima calon tersebut, hanya tiga orang yang mengumpulkan berkas hingga penutupan pendaftaran pada 10 April kemarin,” urai Rahmat.
Tiga calon yang memenuhi persyaratan, yakni Muhammad Yandra, Muhammad Adi Sahabana, dan Fadis Adam Ramadhan.
Meski demikian, Rahmat menginformasikan bahwa satu dari tiga kandidat tersebut telah dinyatakan gugur. Dengan demikian, hanya tersisa dua kandidat yang siap bertarung dalam bursa pemilihan ketua baru.
Menjelang akhir masa jabatannya, Rahmat menitipkan pesan khusus kepada siapa pun yang nantinya terpilih memimpin DPD KNPI Kabupaten Banjar. Ia berharap organisasi ini benar-benar difungsikan sebagai rumah gagasan bagi generasi muda.
”Pesan kita hanya satu: jadikan KNPI ini sebagai tempat berkumpulnya seluruh pemuda untuk berdiskusi dan membicarakan hal-hal terkait pembangunan di Kabupaten Banjar. Sebisa mungkin, bantu pemerintah di segala bidang,” tegasnya.
Terkait dengan laporan pertanggungjawaban dan program kerja, Rahmat memastikan tidak ada pekerjaan rumah (PR) yang tertinggal, terutama yang berkaitan dengan dana hibah dari pemerintah. Seluruh kegiatan, sebutnya, telah diselesaikan sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).
Melalui Musda ini, DPD KNPI Kabupaten Banjar diharapkan dapat melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa semangat kemandirian serta terus menjalin kolaborasi strategis demi kemajuan daerah.
