Kuala Kapuas – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan Hari Ulang Tahun ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas, suasana kesibukan mulai terasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Di balik rapat-rapat yang digelar, tersimpan semangat kebersamaan untuk menyukseskan momen penting bagi masyarakat Kapuas.
Rabu (25/3/2026) sore, sejumlah pejabat dan panitia berkumpul di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas. Rapat dipimpin Wakil Bupati Kapuas, Dodo, didampingi Sekretaris Daerah Kapuas, Usia I. Sangkai. Hadir pula para kepala perangkat daerah dan panitia yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan.
Namun lebih dari sekadar membahas teknis upacara, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyatukan komitmen. Setiap peserta rapat membawa tanggung jawab masing-masing, memastikan peringatan hari jadi tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga bermakna bagi masyarakat.

Berbagai hal dibahas, mulai dari susunan acara hingga kesiapan petugas di lapangan. Di balik itu semua, terlihat upaya bersama agar setiap detail tersusun rapi dari penempatan peserta hingga alur kegiatan demi menghadirkan peringatan yang tertib dan berkesan.
Dalam arahannya, Wabup Kapuas, Dodo mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kualitas kegiatan dan kemampuan daerah. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan harus menjadi kunci, tanpa membebani pihak manapun.
“Kita ingin kegiatan ini berjalan maksimal, tapi tetap efisien dan tidak memberatkan. Kebersamaan itu yang paling utama,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kapuas, Usis I. Sangkai menekankan pentingnya kesiapan setiap individu yang terlibat.
Menurutnya, keberhasilan sebuah acara besar tidak lepas dari peran kecil setiap petugas yang menjalankan tugasnya dengan baik.
“Jadi, semua punya peran. Kalau masing-masing memahami tugasnya, maka acara akan berjalan lancar,” katanya.
Peringatan Hari Jadi Kapuas bukan hanya tentang seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk mengingat perjalanan panjang daerah serta mempererat hubungan antarwarga. Dari ruang rapat sederhana itu, harapan besar dititipkan agar perayaan nanti benar-benar menjadi milik bersama, dirasakan oleh seluruh masyarakat Kapuas.
