BerandaHabar BanjarbaruPemko Banjarbaru Perkuat Mitigasi...

Pemko Banjarbaru Perkuat Mitigasi Bencana dengan Pemasangan EWS dan Armada BNPB

Terbaru

Banjarbaru — Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat kesiapsiagaan bencana, khususnya menghadapi potensi banjir di puncak musim hujan akhir tahun. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni pemasangan dua unit Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini banjir di wilayah rawan, disertai dengan pengadaan armada pendukung penanggulangan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru, Zaini, menyampaikan pemasangan EWS tersebut merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang direalisasikan berkat koordinasi intensif dan arahan Wali Kota Banjarbaru.

“Di akhir tahun ini bantuan tersebut bisa direalisasikan, termasuk Early Warning System sebagai peringatan dini bencana banjir di Kota Banjarbaru,” ujarnya saat diwawancarai Senin (22/12/2025).

Dua unit EWS telah dipasang di titik-titik rawan banjir, yakni di wilayah Kecamatan Cempaka dan Guntung Paikat. Sistem EWS ini berupa menara setinggi 20 meter, dan dirancang untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat melalui bunyi sirene yang dapat terdengar hingga radius sekitar 1,5 kilometer.

Zaini menjelaskan, sebelum dioperasikan, BNPB telah melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat di sekitar lokasi pemasangan. Hal ini penting mengingat EWS merupakan teknologi baru yang sebelumnya belum pernah digunakan di Banjarbaru.

“Dengan adanya EWS ini, masyarakat diharapkan lebih siap ketika terjadi peningkatan debit air atau potensi banjir, sehingga dapat melakukan langkah penyelamatan lebih dini,” jelasnya.

Selain EWS, BPBD Kota Banjarbaru juga menerima satu unit armada truk serbaguna dari BNPB yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan penanggulangan bencana, mulai dari evakuasi warga, pengangkutan logistik, hingga dukungan operasional di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, menegaskan bantuan tersebut merupakan bagian dari kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana, terutama pada puncak musim hujan.

“Ya, selain Early Warning System tadi, armada mobil ini juga adalah bantuan dari BNPB yang diberikan kepada BPBD Kota Banjarbaru.” ujarnya.

Menurut Sirajoni, keberadaan armada tersebut diharapkan dapat membantu pemantauan kejadian bencana secara lebih cepat dan efektif, sehingga upaya mitigasi dapat dilakukan sejak dini.

“Dengan mobil ini, kita bisa lebih awal memantau kejadian-kejadian di lapangan, sehingga memudahkan kita untuk memitigasi dampak dari bencana-bencana yang ada di Kota Banjarbaru,” katanya.

Ia menambahkan, langkah ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menghadapi akhir tahun yang identik dengan peningkatan curah hujan.

“Ini bentuk kesiapan pemerintah menghadapi puncak musim hujan. Kita tentu tidak berharap bencana itu terjadi, tetapi kita harus selalu siap. Kesiapsiagaan adalah kunci,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi, BPBD Kota Banjarbaru juga telah menetapkan status siaga bencana, mendirikan posko pemantauan, melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC), serta berkoordinasi dengan TNI dan Polri. Patroli rutin di wilayah rawan banjir juga terus dilakukan, didukung dengan kesiapan perahu karet, pelampung, dan logistik lainnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka