Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan komitmennya dalam menjaga kenyamanan umat Kristiani yang merayakan Natal 2025 dengan ikut serta dalam patroli dan pengecekan pengamanan di sejumlah gereja. Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, bergabung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Rabu (24/12/2025) malam.
Kegiatan ini dilakukan di wilayah Kota Banjarmasin sebagai bagian dari upaya memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama malam Natal. Selain aspek keamanan, pemerintah daerah juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memantau stabilitas pasokan pangan menjelang rangkaian hari besar akhir tahun.
Miftahul Chair menyampaikan pesan Gubernur bahwa hingga malam perayaan Natal, kondisi daerah terpantau aman dan terkendali. Tidak hanya situasi kamtibmas, ketersediaan bahan kebutuhan pokok juga dinilai dalam kondisi stabil.
“Pemerintah memonitor langsung pengamanan malam Natal sekaligus memastikan pasokan pangan menjelang tiga momen penting, yakni Hari Raya Natal pada 25 Desember, peringatan 5 Rajab pada 28 Desember, serta pergantian tahun pada 1 Januari. Saat ini, ketersediaan beras, telur, dan daging masih aman,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengawasan pasokan pangan menjadi perhatian utama karena berkaitan erat dengan pengendalian inflasi daerah. Dengan stok yang terjaga, pemerintah berharap tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Sufian HK, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pengamanan yang terlibat, khususnya jajaran Polda Kalimantan Selatan. Ia menilai kerja keras aparat telah memberikan rasa aman bagi seluruh umat dalam menjalankan ibadah.
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menjelaskan bahwa pengamanan Natal 2025 dilaksanakan secara terpadu bersama unsur Forkopimda. Pengecekan langsung dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
Sebanyak 155 gereja di Kalimantan Selatan mendapat pengamanan, termasuk 34 gereja di Kota Banjarmasin. Operasi Lilin 2025 melibatkan 1.802 personel Polri, didukung sekitar 500 personel TNI, serta unsur pemerintah daerah seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan relawan.
Melalui patroli bersama ini, sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan Forkopimda kembali ditegaskan sebagai wujud komitmen menjaga keamanan, toleransi, dan keharmonisan masyarakat Kalimantan Selatan menjelang akhir tahun.


