Banjarmasin – Sebuah perahu bermesin yang membawa 29 santri dari Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru terbalik di Sungai Aluh-Aluh Besar, Kabupaten Banjar, Minggu (27/10/2024) petang.
Insiden ini mengakibatkan tiga santri dilaporkan tenggelam, dan hingga Senin siang, dua di antaranya masih dalam pencarian tim gabungan.
Insiden terjadi ketika rombongan santri baru selesai membantu acara hajat seorang guru mereka.

Menurut keterangan saksi, para santri diduga bermain-main di atas perahu saat perjalanan kembali, sehingga menyebabkan perahu oleng dan akhirnya terbalik.
Koordinator Lapangan Tim Basarnas Banjarmasin, Zulkifli, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dengan radius dua kilometer dari lokasi kejadian.
“Satu santri sudah berhasil ditemukan pada Senin dini hari di kedalaman 16 meter. Namun, dua lainnya masih dalam proses pencarian intensif bersama tim relawan gabungan serta warga sekitar,” jelasnya.
Kapolsek Aluh-Aluh, Ipda Muslim, mengatakan bahwa kemungkinan kelebihan muatan juga menjadi faktor penyebab kecelakaan.
“Perahu mungkin memang kelebihan muatan, apalagi dengan jumlah 29 orang di atasnya. Saat ini, kami bersama tim gabungan terus berupaya mencari dua santri yang masih hilang,” ungkapnya.
Pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk warga setempat yang membantu dari pinggiran sungai.
Sementara itu, keluarga para santri yang masih hilang berada di lokasi pencarian, menanti kabar terbaru dari tim penyelamat.

