BerandaHabar BanjarbaruPercepat Program Lisdes ABT,...

Percepat Program Lisdes ABT, PLN Bentuk Tim Gabungan untuk Terangi Desa di Kalimantan Tengah

Terbaru

Percepat Program Lisdes ABT, PLN Bentuk Tim Gabungan untuk Terangi Desa di Kalimantan Tengah

Banjarbaru – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PLN terus mendorong pemerataan akses listrik melalui Program Listrik Desa (Lisdes) dengan dukungan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahun 2025/2026. Program ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan listrik di wilayah terpencil, tertinggal, dan terluar.

PLN UID Kalselteng mendapat amanah melistriki 35 desa di Kalimantan Tengah yang ditargetkan rampung pada 30 April 2026. Hingga saat ini, 5 desa telah berlistrik dan 18 desa lainnya masih dalam proses pembangunan.

Executive Vice President Pengembangan Listrik Desa PLN, Lambas Richard Pasaribu, dalam arahannya saat Apel Percepatan Program Lisdes menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri.

“Pembangunan lisdes ini memiliki banyak tantangan, baik dari segi geografis maupun teknis. Namun saya yakin dengan kolaborasi PLN dari pusat hingga daerah, tugas mulia ini dapat kita selesaikan,” kata Lambas, Rabu (25/3) di Palangka Raya.

Ia menambahkan, insan PLN memiliki peran sebagai duta terang bagi masyarakat yang belum menikmati listrik.

“Kita akan bersama-sama menjalankan amanah ini, menyalakan terang untuk saudara kita di desa-desa yang belum berlistrik, karena melalui listrik masyarakat akan semakin berkembang dan produktif,” ucapnya.

Untuk mendukung penyelesaian program, PLN UID Kalselteng membentuk 50 tim dari vendor pelaksana yang didampingi 55 personel gabungan PLN Group. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan jaringan di lapangan.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan kesiapan seluruh jajaran dalam menyelesaikan program sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami siap menyelesaikan pembangunan lisdes ini dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya serta memperkuat koordinasi di setiap lini. Program ini tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di desa,” ujar Iwan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, baik pemerintah, mitra kerja, maupun masyarakat yang telah mendukung kelancaran pembangunan di lapangan,” katanya.

Manager UP2K Provinsi Kalimantan Tengah, Sugianto, menyampaikan progres pembangunan terus berjalan.

“Dari target 476,7 kilometer sirkuit (kms) jaringan tegangan menengah, telah terbangun 57,13 kms dan 80,85 kms dalam proses pengerjaan. Selain itu, pembangunan jaringan tegangan rendah dan gardu distribusi juga terus berjalan sesuai rencana,” paparnya.

Tim PLN juga melakukan kunjungan ke Desa Selucing, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, salah satu desa yang menjadi lokasi pembangunan, untuk menyampaikan program kepada perangkat desa.

Sekretaris Desa Selucing, Iin Pramita, yang menerima Tim PLN menyampaikan apresiasi atas hadirnya program tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN, program ini menjadi harapan bagi masyarakat kami untuk segera menikmati listrik,” ucap Iin.

Melalui kolaborasi yang solid, PLN optimistis seluruh target Lisdes ABT di Kalimantan Tengah dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka