Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul Digelar Khidmat di Majelis Ilmu dan Dzikir Toha 77
HABARKALIMANTAN – BARITO KUALA – Majelis Ilmu dan Zikir Toha 77 menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Haul ke-21 ulama kharismatik Kalimantan Selatan, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul, Minggu (18/1/2026).
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan di markas Majelis Toha 77, Jalan Ray 5, Desa Panca Karya, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati lokasi sejak pagi hari.
Acara dipimpin langsung oleh pengasuh Majelis Toha 77, Habib Jafar Ali Al Qadrie. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muhammad Thamrin, M.Pd., serta ulama asal Malaysia, Prof. Dr. Assayed Hamid bin Ali Al-Madaly, yang hadir bersama Dato Abdul Wahab bin Abd. Lah.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qori internasional asal Kalimantan Selatan, KH M. Ilyas, M.Ag. Lantunan ayat-ayat suci tersebut menambah kekhidmatan suasana, di tengah kehadiran para habaib, ulama, dan jemaah yang memenuhi area majelis.
Dalam sambutannya, Dr. H. Muhammad Thamrin mengingatkan jemaah tentang pentingnya menjaga kualitas ibadah, khususnya pada waktu-waktu utama yang sarat keberkahan.
“Menjelang subuh adalah waktu istimewa. Saat itulah Allah SWT membuka pintu ketenangan dan keberkahan bagi hamba-hamba-Nya yang bermunajat dan membaca Al-Qur’an,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Assayed Hamid bin Ali Al-Madaly dalam tausiyahnya menekankan keutamaan bulan Rajab sebagai bulan Allah SWT. Ia menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan bentuk pemuliaan tertinggi Allah kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperbaiki kualitas spiritual dan ibadah.
Di akhir acara, Dr. H. Muhammad Thamrin menyampaikan apresiasi atas perkembangan Majelis Toha 77 yang dinilainya sangat pesat. Menurutnya, majelis yang bermula dari skala kecil kini telah berkembang menjadi pusat dakwah dengan ribuan jemaah dan dikenal hingga mancanegara.
“Kehadiran ulama dari luar negeri dalam agenda Majelis Toha 77 ini merupakan keberkahan besar bagi Banua Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Guru Safaruddin, pimpinan majelis dari Guntung Payung, Banjarbaru. Sebagai bentuk ikramul mu’minin, panitia dan sohibul hajat menyiapkan jamuan bagi seluruh jemaah. Hingga acara berakhir, arus kepulangan jemaah terpantau berjalan tertib, aman, dan lancar.

