Banjarbaru – Upaya meningkatkan minat baca masyarakat terus digencarkan. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menyampaikan program penyaluran 1000 buku bermutu kepada 34 desa, kelurahan, dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kota Banjarbaru. Acara ini berlangsung pada Kamis (2/10/2025), di Aula Gawi Sabarataan, Banjarbaru.
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Adin Bondar, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari berbagai inisiatif literasi yang tengah dijalankan Perpusnas sepanjang tahun 2025.
“Beberapa inisiatif yang kami lakukan di tahun 2025, di samping membangun 10 ribu ruang-ruang baca, adalah menyalurkan bantuan buku bermutu ke berbagai daerah. Kota Banjarbaru sendiri tahun 2024 telah mendapatkan 12 lokus desa, kelurahan, dan TBM. Tahun ini akan kita tambah lagi 34 desa, kelurahan, dan TBM, masing-masing akan menerima 1000 buku sekaligus pelatihan bagi pengelola perpustakaannya,” ujarnya.
Ia menambahkan data Perpusnas telah mencatat 20 kelurahan di Banjarbaru sudah memiliki perpustakaan, sehingga penting untuk memperkuat kapasitas pengelola dan membuat program terintegrasi.
“Kami juga akan mengintegrasikan dengan gerakan Indonesia Membaca, salah satunya melalui kegiatan Reading Loud atau membaca nyaring. Program ini akan diimplementasikan kepada anak-anak dan ibu-ibu muda selama 21 hari, agar sejak dini anak-anak mendapatkan asupan literasi yang baik dan terbiasa membaca,” tambahnya.
Selain penyaluran buku, Perpusnas juga memberikan dukungan lain berupa dana alokasi non-fisik, seperti mobil perpustakaan keliling, serta akses literasi digital.
“Masyarakat bukan hanya butuh bahan bacaan fisik, tetapi juga bacaan digital. Jadi semua dukungan ini akan berjalan beriringan untuk mendorong budaya literasi yang lebih kuat,” jelasnya.
Program ini pun disambut baik oleh masyarakat. Bapak Abdul, seorang warga Intan Sari yang memiliki anak masih duduk di bangku SMP, mengaku bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi kalangan muda.
“Anak saya lagi rajin-rajinnya membaca, jadi kalau ada tambahan buku dari program ini, apalagi buku bermutu, pasti sangat membantu. Saya harap dengan adanya buku-buku baru, minat baca anak-anak kita makin meningkat dan mereka bisa lebih pintar serta kritis,” ujarnya.

