BANJARBARU – Pelaksanaan Training Center (TC) atau pemusatan latihan bagi para kafilah dinilai sebagai langkah vital dalam mematangkan persiapan, bukan sekadar rutinitas seremonial belaka. Hal ini ditekankan sebagai upaya strategis demi memantapkan kesiapan teknis, mental, hingga spiritual para peserta.
Pernyataan tersebut digarisbawahi oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, ketika meresmikan pembukaan TC Kafilah Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Banjar, yang bertempat di Aula Jabal Rahmah, Asrama Embarkasi Haji Banjarmasin, Banjarbaru, Jumat (28/11/2025) pagi.
Menurut Habib Idrus, standar penilaian dalam kompetisi kini semakin ketat. Oleh karena itu, TC ini memiliki peran krusial untuk menjaga sekaligus mendongkrak kualitas hafalan, bacaan, dan pemahaman Al-Qur’an para kafilah agar mampu bersaing.
“TC ini harus memastikan standar kualitas tidak sekadar cukup, tetapi terus meningkat dan adaptif. LPTQ sebagai penyelenggara harus mengelola kegiatan ini secara profesional, dengan sesi latihan yang efektif dan mampu mengidentifikasi kelemahan teknis sejak dini,” ujarnya.
Lebih jauh, Habib Idrus menginstruksikan para pelatih agar tidak hanya fokus pada polesan teknis, namun juga membangun karakter peserta agar memiliki mental juara yang tetap rendah hati.
Bagi para peserta, ia mengingatkan pentingnya disiplin dalam memanfaatkan waktu dan fasilitas selama pelatihan. Menjaga kesehatan fisik dan suara menjadi prioritas, sembari meluruskan niat bahwa ajang ini adalah bentuk syiar memuliakan Al-Qur’an, bukan semata-mata mengejar trofi.
Pemerintah Kabupaten Banjar pun memastikan komitmen penuh dalam mendukung kegiatan keagamaan semacam ini.
“Investasi pada sumber daya manusia yang berakhlak qurani adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan daerah, dalam mewujudkan Kabupaten Banjar yang MANIS—Maju, Mandiri dan Agamis,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris II LPTQ Kabupaten Banjar, Ahmad Nisfuani, melaporkan bahwa agenda pemusatan latihan ini diikuti oleh 69 peserta, terdiri dari putra dan putri. Langkah ini merupakan persiapan dini untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan XXXVII yang akan digelar tahun 2026 di Kabupaten Barito Kuala.
“TC dilaksanakan lebih awal karena Kabupaten Banjar berhasil meraih juara umum tiga kali berturut-turut. Prestasi ini ingin kita ulang kembali tahun depan,” ujarnya optimis.
Sebagai bentuk apresiasi, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bonus kepada Ahmad Khotib yang berhasil meraih Juara Harapan II pada cabang 10 Juz di Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII. Bonus pembinaan sebesar Rp7,5 juta tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Banjar.


