BATOLA – Hasil Kongres III Projo yang digelar pada awal November di Jakarta menegaskan komitmen penuh organisasi relawan tersebut untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan.
Ketua Projo Barito Kuala (Batola), Muhammad Fauzi, menyatakan pihaknya akan menjaga dan mengawal hasil rekomendasi kongres tersebut.
“Rekomendasi Kongres Projo wajib kami jaga dan kawal,” tegas Fauzi di Kalimantan Selatan.
Fauzi menjelaskan, jauh sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, relawan dan simpatisan Projo di Kalimantan Selatan telah aktif bergerak memenangkan pasangan Prabowo–Gibran. Gerakan tersebut dilakukan melalui kegiatan Musyawarah Rakyat (Musra), konferensi daerah (Konferda), hingga sosialisasi langsung ke masyarakat baik melalui media sosial maupun turun ke pelosok desa.
“Alhamdulillah, hasilnya terlihat. Prabowo–Gibran meraih 58,23 persen suara di Kalimantan Selatan. Ini berkat kerja keras seluruh pendukung yang bahu membahu dan bergotong royong hingga akhirnya menang,” ungkapnya.
Kongres III Projo juga dihadiri Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, yang mengapresiasi langkah Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi untuk bergabung dengan Partai Gerindra. Dasco menyebut sejak awal Projo memang merupakan relawan yang konsisten mendukung pasangan Prabowo–Gibran.
Menanggapi hal tersebut, Projo Batola menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Budi Arie untuk bergabung ke Gerindra. Terlebih, ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo.
“Kami siap ikut langkah Budi Arie, mengawal dan menjaga suara Gerindra di Batola, serta memenangkan kembali Prabowo–Gibran pada periode kedua. Jika diperintah Budi Arie untuk bergabung ke Gerindra, kami siap,” pungkas Fauzi.


