KOTABARU – Komitmen PT. Pelsart Tambang Kencana (PTK) dalam memperkuat akses layanan dasar bagi masyarakat kembali terwujud. Perusahaan bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Buluh Kuning dan tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Banian sukses menggelar Bakti Sosial di dua wilayah terpencil di jantung Pegunungan Meratus: Dusun Datar Tangkap dan Dusun Lingkung (RT 09), Desa Buluh Kuning. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (27/11/2025).
Program ini digagas sebagai bagian dari upaya PTK mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Pilar 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan Pilar 10 (Pengurangan Kesenjangan), sekaligus mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.
Kegiatan bakti sosial yang melibatkan Muspika Kecamatan Sungai Durian dan Komunitas Ojek Gunung (yang berjasa mengangkut logistik dan petugas) ini memberikan berbagai layanan vital, antara lain:
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Pengobatan gratis dan Khitanan massal.
Pembedahan ringan.
Pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan kehamilan.
Pendataan status gizi balita, termasuk pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Puskesmas.
Pendataan kependudukan oleh Pemdes untuk pembuatan KK dan KTP.
Pembagian 63 paket bantuan sosial (sembako dan peralatan dapur) dan 37 paket alat peraga edukatif membaca-menulis untuk anak-anak kurang mampu.
Selama dua hari kegiatan berlangsung, total 163 orang menerima layanan pengobatan, 6 anak dikhitan, dan satu pasien menjalani pembedahan ganglion. Data kesehatan yang terkumpul, termasuk 10 penyakit terbanyak, akan digunakan untuk intervensi kesehatan jangka panjang.
Kepala Desa Buluh Kuning, Sawaludin, menyoroti kondisi geografis wilayah sasaran.
“Wilayah RT 09 Datar Tangkap–Lingkung adalah salah satu lokasi terdalam dan paling sulit dijangkau di Desa Buluh Kuning. Akses jalan masih sangat terbatas, sinyal komunikasi sulit, dan sebagian warga belum memiliki dokumen kependudukan seperti KK dan KTP.” Ujarnya.
Sawaludin menambahkan bahwa kondisi tersebut seringkali membuat masyarakat terlambat mendapatkan layanan kesehatan, bantuan sosial, maupun akses administrasi.
“Kegiatan seperti yang dilakukan PTK sangat kami apresiasi. Selama dua hari kegiatan tercatat ada 163 orang menerima layanan pengobatan, 6 anak menjalani khitanan, 1 pasien menjalani pembedahan ganglion, 16 balita tercatat status gizinya dan mendapatkan PMT dari Puskesmas Banian, serta 1 orang ibu hamil mendapatkan pemeriksaan dan edukasi pra-melahirkan.” Tambahnya.
Tokoh Balian, Rayudin, yang mengucapkan syukur atas kelancaran kegiatan, melihat dampak yang lebih luas dari Bakti Sosial ini.
“Wilayah terdalam seperti Datar Tangkap dan Lingkung kerap menghadapi keterbatasan akses layanan Kesehatan, administrasi kependudukan dan fasilitas belajar. Kegiatan ini bukan hanya memberi layanan jangka pendek, tetapi membuka jalan bagi transformasi akses jangka panjang, mulai dari pencatatan kependudukan, perbaikan status Kesehatan, hingga peningkatan literasi anak,” terangnya.
“Terima kasih banyak kepada semua pihak, karena sudah mau memperhatikan kami dan datang jauh – jauh kesini. Semoga buhan pian diberikan kesehatan, Perusahaan dilancarkan dan dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa.” Ucapnya.
Program ini mempertegas peran PTK sebagai mitra pembangunan desa dan memperkuat hubungan Perusahaan dengan Masyarakat dalam kerangka keberlanjutan sosial.
Penulis: M. Nasaruddin

