RSD Idaman Banjarbaru Perkuat Layanan KIA, Siapkan Diri Jadi Rujukan Regional
Banjarbaru — Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak (KIA) melalui kolaborasi dengan rumah sakit rujukan nasional.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama melalui program Hospital Sister dengan Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo sebagai rumah sakit pengampu, guna memperkuat kompetensi tenaga medis serta meningkatkan standar pelayanan, khususnya dalam penanganan bayi baru lahir.
Dalam kegiatan Audiensi Pengampuan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang digelar di RSD Idaman, Senin (06/04/2026), Prof. Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo hadir secara langsung memberikan pendampingan kepada tenaga kesehatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari transfer pengetahuan dan peningkatan standar pelayanan medis.
Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru, dr. Juhai Triyanti Agustina, menyampaikan penguatan layanan KIA juga didukung oleh kehadiran tenaga spesialis di bidang terkait.
“Pengampuan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya untuk menekan angka kematian ibu dan bayi melalui peningkatan kompetensi tenaga medis,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran dokter spesialis seperti dr. Lenny Syntia Dewi memberikan kontribusi penting dalam menangani kasus neonatal berisiko tinggi.
Sementara itu, dr. Lenny menjelaskan ke depan sistem rujukan pelayanan kesehatan akan mengalami perubahan, seiring kebijakan dari Kementerian Kesehatan yang ditargetkan mulai berlaku pada 2027.
“Ke depan, sistem rujukan tidak lagi sepenuhnya berjenjang berdasarkan tipe rumah sakit, tetapi berbasis pada kompetensi layanan,” jelasnya.
Dengan sistem tersebut, pasien dapat langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan yang memiliki kemampuan menangani kondisi medis tertentu, tanpa harus melalui tahapan berjenjang seperti sebelumnya.
Konsep ini juga akan diterapkan dalam layanan KIA di RSD Idaman Banjarbaru sendiri melalui program yang sama. Dengan penguatan fasilitas dan sumber daya manusia, RSD Idaman Banjarbaru diproyeksikan menjadi rujukan lanjutan di wilayah Banjarbaru dan sekitarnya.
Ke depan, RSD Idaman diharapkan dapat berperan sebagai salah satu pusat rujukan layanan KIA di Kalimantan Selatan, mendampingi peran rumah sakit rujukan utama di provinsi tersebut.
Dengan sistem rujukan yang lebih fleksibel dan berbasis kompetensi, pemerataan layanan kesehatan ibu dan anak diharapkan dapat semakin meningkat, baik dari sisi akses maupun kualitas pelayanan.
