BerandaHabar BanjarbaruSinergi Pertanian dan Kepolisian,...

Sinergi Pertanian dan Kepolisian, Tanam Serentak Jagung Pipil

Terbaru

Banjarbaru – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru berkolaborasi dengan Kepolisian Resor Banjarbaru dalam kegiatan Tanam Serentak Jagung Pipil. Acara ini berlangsung di lahan pertanian Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, dengan luas garapan sekitar 15 hektare, Kamis (28/8/2025).

Kepala Dinas DPKP Provinsi Kalsel, H. Syamsir Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung program pangan nasional.

“Hari ini kita membuktikan bahwa sinergisitas antara pertanian Provinsi, Kota Banjarbaru, dan Polres Banjarbaru sungguh luar biasa. Kami menanam jagung di Bangkal seluas 15 hektare, dan nanti kita kawal hingga masa panen,” ujarnya.

Syamsir menjelaskan kerja sama seperti ini bukan hanya melibatkan petani dan dinas pertanian, tetapi juga TNI, Polri, dan unsur lain.

“Mulai hari ini, kolaborasi kita semakin kuat. Pertanian kita harus maju dengan dukungan semua pihak,” tambahnya.

Sementara itu, Wakapolres Banjarbaru, Kompol Letjon Simanjorang, menegaskan bahwa Polri berperan aktif dalam mendukung keberlangsungan kegiatan pertanian masyarakat.

“Sinergitas ini sangat penting, terutama untuk menyukseskan program Presiden di sektor pertanian. Polri memang fokus pada pengawasan, sementara perawatan lahan dilakukan oleh kelompok tani. Nanti hasil panen juga sudah diarahkan untuk masuk ke Bulog,” jelasnya.

Ia berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penanaman, tetapi juga berlanjut hingga masa panen agar hasil jagung benar-benar memberikan dampak bagi petani sekaligus mendukung ketahanan pangan di Banjarbaru.

Tak hanya pemerintah dan aparat, petani pun menyambut baik inisiatif ini. Sanusi, salah seorang petani lokal, menilai program tanam serentak ini membawa harapan baru bagi petani di Cempaka.

“Menurut saya sangat bagus untuk penanaman tanaman jagung ini. Perawatannya nanti dilakukan masing-masing petani, diberi pupuk dan obat sesuai kebutuhan. Harapannya mudah-mudahan berhasil, dan ke depannya bisa berlanjut lagi. Kalau bisa, petani lain juga ikut menanam seperti ini,” ungkapnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka