BerandaPendidikanTembus Standar Internasional, 9...

Tembus Standar Internasional, 9 Prodi FKIP ULM Raih Akreditasi dari Lembaga Jerman

Terbaru

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional. Sebanyak sembilan program studi sarjana di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berhasil meraih akreditasi internasional dari The Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute (ACQUIN), lembaga penjaminan mutu pendidikan tinggi yang berbasis di Bayreuth, Jerman.

Sertifikat akreditasi tersebut ditetapkan pada 22 Juni 2026 dan berlaku hingga 30 September 2032. Capaian ini menjadi langkah strategis ULM dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tengah persaingan global. ACQUIN sendiri merupakan anggota European Quality Assurance Register for Higher Education (EQAR) sejak 2009.

Sembilan program studi yang memperoleh akreditasi tersebut meliputi Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Sosiologi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Seni, Pendidikan Geografi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Pendidikan Bahasa Inggris.

Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Proses penilaian lapangan atau visitasi dilaksanakan secara hybrid pada 12–13 Februari 2026 di FKIP ULM. Sebanyak 12 personel penilai, terdiri dari tiga perwakilan ACQUIN dan sembilan pakar dari berbagai universitas di Jerman, Rumania, Yordania, Albania, Malaysia, dan Slowakia, terlibat dalam proses evaluasi tersebut.

Tim asesor melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kelengkapan dokumen, fasilitas pendidikan, penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), hingga sistem penjaminan mutu dan layanan akademik. Penilaian juga mencakup wawancara dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan untuk memastikan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) ULM, Prof. Agung Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari strategi universitas untuk memperkuat daya saing global. Menurutnya, proses menuju akreditasi internasional telah berlangsung sekitar dua tahun, mulai dari penyusunan dokumen, peninjauan, hingga pelaksanaan asesmen lapangan.

Rektor ULM, Dr. dr. Iwan Aflanie, M.Kes., Sp.F., S.H., mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat, baik di tingkat program studi, fakultas, maupun universitas. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen ULM dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mutu layanan akademik. Capaian ini juga diharapkan menjadi pemacu bagi program studi lainnya untuk mengikuti jejak sembilan program studi FKIP tersebut.

Dekan FKIP ULM, Dr. Sunarno Basuki, Drs., M.Kes., AIFO, menyebut keberhasilan ini sebagai hasil kerja bersama berbagai unsur di lingkungan fakultas dan universitas. FKIP ULM pun telah menyiapkan langkah lanjutan dengan menargetkan enam program studi tambahan untuk mengikuti akreditasi internasional pada akhir 2026 hingga 2027. Dengan tahapan tersebut, FKIP menargetkan 15 program studi terakreditasi internasional pada 2028 dan seluruh program studi memperoleh akreditasi internasional pada 2029.

Raihan akreditasi ini diharapkan semakin memperkuat reputasi ULM sebagai perguruan tinggi negeri unggulan di Kalimantan Selatan. Selain menjadi pengakuan atas mutu penyelenggaraan pendidikan, capaian tersebut juga membuka peluang bagi ULM untuk terus meningkatkan standar akademik dan menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka