BerandaHabar BanjarmasinULM Ajukan Enam Program...

ULM Ajukan Enam Program Dokter Spesialis untuk Pemerataan Tenaga Kesehatan di Kalimantan

Terbaru

BANJARMASIN – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengajukan penambahan enam program studi (Prodi) meliputi dokter spesialis dan satu program subspesialis.

Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan daerah akan pemerataan tenaga kesehatan yang hingga kini masih terkonsentrasi di kota-kota besar.

Saat ini FKIK ULM telah memiliki 17 program studi, dan pada Januari mendatang kampus tersebut juga akan membuka program baru yaitu S2 Psikologi.

Selain itu, ULM mendapatkan penugasan langsung dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk mendirikan enam program spesialis pada tahun 2026.

Program tersebut meliputi Spesialis Patologi Klinik, Patologi Anatomi, Rehabilitasi Medik, Radiologi, Urologi, serta Program SP2 atau Subspesialis Ilmu Penyakit Dalam.

Dekan FKIK ULM, Prof. Dr. dr. Syamsul Ariffin, M.Pd, FISPH, FISFM mengatakan bahwa penugasan ini diberikan karena ULM dinilai memiliki kesiapan dan sumber daya yang memadai dibandingkan perguruan tinggi lain di Kalimantan.

Dekan FKIK ULM, Prof. Dr. dr. Syamsul Ariffin, M.Pd, FISPH, FISFM. (Foto: Khat Fu/HK)

“Kenapa ULM mendapat penugasan? Karena distribusi dokter di Kalimantan harus merata. Setiap pulau dan provinsi diminta menyiapkan pendidikan spesialis. Dari sisi SDM dan kesiapan, ULM dipandang lebih mampu untuk mendirikan prodi-prodi ini,” jelas Syamsul Ariffin pada Senin (24/11/2025).

Ia menegaskan, kehadiran program spesialis baru ini sangat penting untuk mempercepat pemerataan dokter ahli, terutama di Kalimantan yang selama ini kerap mengalami kekurangan tenaga medis di berbagai rumah sakit daerah.

Selain enam prodi baru tersebut, ULM juga tengah menunggu keputusan pemerintah mengenai pembukaan Program Pendidikan Dokter Hewan, yang diperkirakan akan diputuskan pada akhir Desember.

Menurut Syamsul, seluruh upaya ini selaras dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang salah satu fokusnya adalah pemerataan layanan kesehatan dan peningkatan jumlah tenaga kesehatan terlatih di seluruh Indonesia.

“Penambahan prodi ini mendukung agenda nasional, terutama Asta Cita Presiden Prabowo yang menekankan pemerataan akses pendidikan dan ketersediaan tenaga kesehatan ahli di daerah,” ujarnya.

Dengan hadirnya program-program baru tersebut, ULM berharap dapat menjadi pusat pengembangan pendidikan kesehatan di Kalimantan, sekaligus menjawab kebutuhan tenaga medis yang terus meningkat.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka