MARTAPURA – Stand Ekonomi Kreatif dan UMKM turut meramaikan gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-48 Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2025, yang dibuka pada pukul 09.00 WITA di Taman Parkir Kubah Alm. M. Syekh Arsyad Al Banjari, Kelampaian, Kecamatan Astambul.
Salah satu peserta yang ikut memeriahkan bazar adalah Kecamatan Paramasan. Penjabat Pelaksana Tugas (Plt) Camat Paramasan, Basuki Wibowo, mengungkapkan keikutsertaan ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan produk-produk lokal.
“Bazar ini sebenarnya sebagai ajang promosi bagi UMKM yang ada di desa-desa lewat kecamatan, memperkenalkan produk-produk yang ada. Alhamdulillah, ini kesempatan bagi UMKM yang jauh dari kabupaten kota untuk bisa memperkenalkan produk mereka. Di Paramasan ada madu, beras merah, beras gaib, kayu manis, kemiri, jengkol, hingga beras huyung,” ujarnya.
Produk-produk khas tersebut, menurut Basuki, masih dominan dikenal di lingkup lokal sehingga butuh lebih banyak promosi agar bisa menjangkau masyarakat luas.
Sementara itu, Fitriadi, Staf Kecamatan Paramasan, menjelaskan beberapa manfaat dari produk andalan, khususnya madu hutan dan kayu manis.
“Kalau madu hutan asli Paramasan ini banyak manfaatnya, bisa jadi pengganti gula dalam minuman. Sedangkan kayu manis bisa menurunkan gula darah, kolesterol, bisa ditambah dalam minuman seperti teh maupun bumbu dalam masakan,” jelasnya.
Fitriadi juga menambahkan, beras khas Paramasan yang dikenal sebagai beras gaib atau beras keramat memiliki keunikan tersendiri.
“Kalau beras merah itu lebih keras, sedangkan beras gaib lebih empuk dan enak rasanya. Sama-sama bermanfaat untuk menurunkan gula darah, kolesterol, hingga cocok untuk diet. Dibalik beras gaib ini juga ada sejarah adat ritualnya, mulai dari upacara Babalai Kembang, Bapalas, hingga Aruh Ganal saat panen,” tuturnya.
Selain memperkenalkan manfaat produk, UMKM Paramasan juga menawarkan harga terjangkau. Beberapa produk yang dipamerkan antara lain:
Madu Meratus Paramasan 250 ml seharga Rp70.000
Kayu manis Rp10.000
Beras merah 1 kg Rp40.000
Beras gaib 1 liter Rp35.000
Melalui partisipasi ini, Kecamatan Paramasan berharap produk-produk unggulan daerah bisa semakin dikenal masyarakat luas sekaligus mendukung pengembangan UMKM lokal di Kabupaten Banjar.

