RANTAU – Setelah sempat kosong selama sekitar enam bulan, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapin akhirnya kembali terisi. Unda Absori resmi dilantik sebagai Sekda definitif oleh Bupati Tapin H. Yamani dalam prosesi pelantikan yang digelar di aula Tamasa, Senin (16/3/2026).
Usai dilantik, Unda Absori menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan kepadanya dengan fokus mengawal pelaksanaan program kerja pemerintah daerah.
Menurutnya, peran Sekda bukan untuk membuat program baru, melainkan memastikan program yang telah dicanangkan oleh kepala daerah dapat berjalan dengan baik.
“Saya diamanatkan untuk menjalankan proses ini. Bukan berarti tidak boleh memiliki program, tetapi tugas saya adalah mengawal sejauh mana program Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Unda Absori menegaskan akan melakukan konsolidasi dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin.
Ia ingin memastikan seluruh perangkat daerah bekerja secara terkoordinasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Pertama tentu saya akan melakukan konsolidasi dengan SKPD. Saya tidak ingin SKPD berjalan sendiri-sendiri. Kita ini satu rumah, sehingga apa yang kita lakukan harus atas nama pemerintah daerah dan tidak lagi ada ego sektoral di antara SKPD,” jelasnya.
Ia juga mengakui setiap SKPD memiliki program masing-masing, namun menurutnya seluruh program tersebut perlu disinergikan agar dapat mendukung visi dan program Bupati serta Wakil Bupati Tapin.
Selain konsolidasi internal, Unda Absori juga menyoroti sejumlah indikator penilaian dari pemerintah pusat yang menjadi perhatian ke depan, seperti Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK, hingga Survei Penilaian Integritas (SPI).
“SAKIP menjadi salah satu tagihan dari pemerintah pusat agar kita bisa mencapai nilai A. MCP KPK juga harus kita tingkatkan. Begitu juga penilaian integritas agar Kabupaten Tapin dikenal sebagai daerah yang aman dan bebas dari korupsi,” katanya.
Ia pun berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk insan pers, dalam upaya meningkatkan penilaian integritas daerah.
“Perlu dukungan juga dari rekan-rekan wartawan. Bukan untuk memberikan nilai terbaik, tetapi mari kita bersama-sama membangun daerah ini agar penilaian integritas kita bisa lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Tapin H. Yamani berharap Sekda definitif yang baru dilantik dapat memperkuat koordinasi birokrasi serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Tapin.
Menurut Yamani, posisi Sekda memiliki peran strategis dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif serta mampu menerjemahkan kebijakan kepala daerah ke dalam program kerja perangkat daerah.
”Pentingnya sinergi antar SKPD agar seluruh program pembangunan dapat berjalan selaras dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.



