BerandaHabar TapinWabup Tapin Buka Advokasi...

Wabup Tapin Buka Advokasi Bangga Kencana, Perkuat Sinergi Cegah Stunting

Terbaru

Wabup Tapin Buka Advokasi Bangga Kencana, Perkuat Sinergi Cegah Stunting

HABARKALIMANTAN – RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung Program Bangga Kencana sebagai upaya percepatan penurunan stunting dan pembangunan keluarga berkualitas.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapin, H Juanda, saat membuka kegiatan Advokasi Program Bangga Kencana kepada stakeholder dan mitra kerja, yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tapin.

Dalam sambutannya, H Juanda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berperan aktif mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana di Tapin.

“Kolaborasi yang telah terbangun memberikan dampak nyata, khususnya dalam mendukung penurunan angka stunting di Kabupaten Tapin,” ujarnya.

Ia menegaskan, Bangga Kencana merupakan program strategis nasional yang berfokus pada pengendalian penduduk, pelayanan keluarga berencana, serta pembangunan keluarga sepanjang siklus kehidupan.

“Perencanaan keluarga yang baik berpengaruh langsung terhadap kesehatan ibu dan anak, penurunan stunting, serta peningkatan kualitas hidup keluarga,” katanya.

Menurut Juanda, upaya pencegahan stunting melalui Bangga Kencana dilakukan sejak dini, mulai dari pendewasaan usia perkawinan, pendampingan calon pengantin, pelayanan KB, hingga pendampingan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Ia menekankan keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada sinergi lintas sektor.

“Sinergi pemerintah daerah, perangkat desa, TP PKK, tenaga kesehatan, penyuluh KB, dan organisasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Tapin, Hj Fauziah, menjelaskan bahwa kegiatan advokasi ini bertujuan membangun kembali komitmen kerja sama dengan seluruh mitra kerja Program Bangga Kencana untuk periode lima tahun ke depan.

“Kerja sama sebelumnya telah berakhir pada Desember, sehingga mulai Januari 2026 kita perbaharui kembali komitmen dengan seluruh mitra,” jelasnya.

Mitra kerja tersebut meliputi seluruh puskesmas di Kabupaten Tapin, praktik mandiri, klinik kesehatan, hingga sejumlah perusahaan yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan dan keluarga berencana.

Menurut Fauziah, keterlibatan perusahaan menjadi bagian penting dalam mendukung program Bangga Kencana, salah satunya melalui program Taman Asuh Sayang Anak.

“Di beberapa perusahaan, karyawan perempuan difasilitasi tempat penitipan dan pengasuhan anak, sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang tanpa mengabaikan tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Selain itu, DPPKB Tapin juga menjalankan sejumlah program lain seperti Lansia Berdaya dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yang menyasar seluruh siklus kehidupan, mulai dari remaja hingga lanjut usia.

“Masih ada target penurunan stunting yang harus kita capai hingga 2029. Karena itu, kerja sama dan komitmen semua pihak menjadi kunci keberhasilan program Bangga Kencana di Kabupaten Tapin,” pungkasnya.

Dengan digelarnya kegiatan advokasi ini, Pemkab Tapin berharap pelaksanaan Program Bangga Kencana semakin terintegrasi dan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka