Banjarmasin – Kegiatan Pendidikan dan Latihan Pembinaan Mental, Fisik, dan Kedisiplinan (BINTALFISDIS) mahasiswa baru Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) resmi ditutup pada Selasa (12/08/2025), di halaman kampus Poliban.
Penutupan Bintalfisdis ini sekaligus menjadi penanda dimulainya Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025 di lingkungan Poliban.
Direktur Poliban, Joni Riadi, menegaskan bahwa Bintalfisdis dan PKKMB merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa baru sebagai bagian dari proses adaptasi dan pembentukan karakter.
“Hari ini, 12 Agustus, kita mulai kembali dengan kegiatan pengenalan kehidupan kampus, sistem pendidikan Poliban, dan berbagai fasilitas yang tersedia. Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan kemahasiswaan untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi,” ujarnya.
Penutupan Bintalfisdis dan pembukaan PKKMB 2025 ini turut diapresiasi langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin. Ia mengungkapkan rasa bangganya kepada Poliban karena telah menerapkan sistem bela negara bagi mahasiswa baru, yang dinilai mampu menguatkan mental dan melatih kedisiplinan mereka.
“Kami juga bangga karena Poliban melibatkan TNI dalam kegiatan bina mental dan kedisiplinan ini. Hal ini akan membangkitkan semangat dan membentuk karakter bela negara, sekaligus memperluas wawasan para mahasiswa,” tuturnya.
Muhammad Yamin berharap, mahasiswa baru Poliban terus bersemangat menempuh pendidikan dan menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan sukses di masa depan.
Pada kesempatan yang sama, mewakili Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhidin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan harapan besar agar semakin banyak generasi muda Banua yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Di Indonesia, persentase lulusan sarjana masih rendah. Tahun ini, di Poliban hanya sekitar 1.600 yang tertampung dari 6.500 pendaftar. Ini sesuatu yang luar biasa, apalagi mereka mengikuti pembinaan mental dan kedisiplinan untuk membentuk karakter tangguh dan mempersiapkan generasi muda kita menjadi penerus pembangunan,” pungkasnya.


