Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mencatat sejarah penting dengan mengukuhkan empat Guru Besar baru dari Fakultas Pertanian. Prosesi berlangsung khidmat di Auditorium ULM Banjarbaru, Selasa (19/8/2025), dihadiri pimpinan universitas, sivitas akademika, serta para tamu undangan.
Keempat Guru Besar yang resmi dikukuhkan adalah:
- Prof. Dr. Ir. Hamdani, MS, dengan orasi ilmiah “Peran Strategis Sistem Agribisnis Dalam Mewujudkan Produksi Pertanian Berkelanjutan dan Petani Sejahtera”. Ia menekankan pentingnya sistem agribisnis terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan pangan.
- Prof. Dr. Ir. Bambang Joko Priatmadi, M.P, membawakan orasi “Pengelolaan Tanah Sulfat Masam pada Lahan Pasang Surut di Kalimantan Selatan dalam Mendukung Swasembada Pangan”. Menurutnya, pengelolaan lahan rawa pasang surut adalah solusi strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
- Prof. Dr. Ika Sumantri, S.Pt., M.Si., M.Sc., mengangkat tema “Kontribusi Teknologi Pakan dalam Transformasi Sistem Produksi Ternak Berkelanjutan”. Ia menegaskan bahwa teknologi pakan modern dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas ternak, sekaligus mendukung pertanian ramah lingkungan.
- Prof. Dr. Ir. Mariana, M.P, menyampaikan orasi “Peran Jamur dalam Pengelolaan Penyakit Tanaman di Lahan Rawa”. Pemanfaatan jamur sebagai agen hayati dinilai lebih ramah lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan.
Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.
“Hari ini menjadi bukti nyata bahwa ULM terus berkomitmen menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, menghasilkan karya ilmiah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pertanian,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan kesiapan ULM membuka Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kalimantan Selatan serta mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah.
Dengan bertambahnya empat Guru Besar, ULM menegaskan perannya sebagai pusat keunggulan riset dan inovasi pertanian, sekaligus mitra strategis pembangunan berkelanjutan di Banua dan Indonesia.

