BerandaHabar BanjarbaruLapas Banjarbaru Ubah Jadwal...

Lapas Banjarbaru Ubah Jadwal Selama Ramadan, Fokus Ibadah dan Siapkan Remisi Idulfitri

Terbaru

Lapas Banjarbaru Ubah Jadwal Selama Ramadan, Fokus Ibadah dan Siapkan Remisi Idulfitri

BANJARBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru melakukan sejumlah penyesuaian layanan dan program pembinaan selama bulan suci Ramadan. Kebijakan ini diambil untuk memberikan keleluasaan bagi warga binaan dalam menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk.

Kepala Lapas Kelas IIB Banjarbaru, I Made Supartana, menyatakan bahwa meskipun kegiatan pembinaan tetap berjalan, terdapat pengurangan durasi waktu untuk menjaga kondisi fisik warga binaan.

Selama Ramadan, waktu kegiatan pembinaan yang biasanya berakhir pukul 15.30 WITA, kini dipangkas hingga pukul 12.00 WITA saja. Setelah jam tersebut, warga binaan diperbolehkan beristirahat agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar.

Tak hanya jadwal pembinaan, jam besuk atau layanan kunjungan keluarga juga mengalami perubahan:

Waktu Kunjungan: Dilaksanakan satu kali sehari pada waktu pagi hingga pukul 12.00 WITA.

Tujuan: Memberikan kesempatan bagi keluarga untuk tetap bersilaturahmi dengan warga binaan tanpa mengganggu jadwal ibadah sore dan berbuka puasa.

Lapas Banjarbaru juga mengintensifkan pembinaan kerohanian melalui program pesantren. Para warga binaan rutin melaksanakan kegiatan keagamaan seperti:

Tadarusan Al-Qur’an secara rutin.

Salat Tarawih berjamaah yang dilanjutkan dengan tadarus.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, I Made Supartana mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan sejumlah nama warga binaan untuk mendapatkan Remisi Khusus (RK). Meski belum menyebutkan jumlah pasti karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi, ia memastikan proses usulan telah berjalan.

Terkait kunjungan di hari raya, Lapas Banjarbaru berencana membuka layanan kunjungan khusus selama dua hari.

“Kunjungan keluarga akan dilaksanakan selama dua hari, namun dimulai sehari setelah Idulfitri. Pada hari pertama lebaran, kami fokus pada pelaksanaan Salat Id berjamaah, penyerahan remisi, dan memberikan kesempatan bagi pegawai untuk bersilaturahmi dengan keluarga mereka,” ujar Made.

Sebelumnya, dalam arahannya kepada jajaran petugas, I Made Supartana menekankan bahwa kunci utama menjalankan tugas di Lapas adalah kebersamaan dan kekompakan. Ia berharap momentum Ramadan ini memperkuat peran petugas dalam melakukan pembinaan yang humanis dan profesional.

“Tugas kita bukan hanya soal menjaga, tetapi memastikan situasi kondusif agar warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat dan diterima dengan baik,” pungkasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka