Banjarmasin – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (FKG ULM) resmi memulai Asesmen Lapangan (AL) akreditasi untuk Program Studi Kedokteran Gigi dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Gigi pada Senin (2/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga 5 Maret 2026 ini merupakan bagian dari proses penilaian oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Pada hari pertama, asesmen difokuskan pada pemaparan dari pimpinan program studi, klarifikasi dokumen, serta wawancara dengan berbagai pihak, mulai dari alumni, pengguna lulusan, dosen, hingga mahasiswa.
Selain itu, tim asesor juga melakukan verifikasi dan pendalaman terhadap sejumlah aspek penting, seperti data akademik, tata kelola, hingga sistem penjaminan mutu internal. Seluruh agenda berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan asesmen dipusatkan di FKG ULM Banjarmasin, dengan dukungan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman sebagai rumah sakit pendidikan utama.
Tim asesor dari LAM-PTKes yang hadir terdiri dari Prof. Dr. drg. Sri Oktawati, Sp.Perio(K) dari Universitas Hasanuddin, Dr. Haris Nasutianto, drg., M.Kes., Sp.RKG(K) dari Universitas Mahasaraswati Denpasar, serta drg. Abu Bakar, M.Med.Ed., Ph.D dari Universitas Baiturrahmah.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan pimpinan universitas, yakni Wakil Rektor I ULM Dr. Iwan Aflanie, dr., M.Kes., Sp.F., SH, Ketua LPMPP ULM Prof. Dr. Ir. Agung Nugroho, S.TP, M.Sc., Ph.D, serta jajaran pimpinan FKG ULM. Di antaranya Dekan FKG Prof. Dr. drg. Maharani Laillyza Apriasari, Sp.PM, para wakil dekan, koordinator program studi, hingga Ketua Senat FKG.
Asesmen ini bertujuan memastikan kesesuaian antara laporan evaluasi diri dengan kondisi nyata di lapangan. Penilaian juga mencakup kualitas kurikulum, proses pembelajaran baik akademik maupun klinik, serta mutu lulusan yang dihasilkan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana profesional dan kolaboratif. Hal ini mencerminkan komitmen FKG ULM dalam menjaga standar mutu pendidikan serta mencetak dokter gigi yang kompeten sesuai standar nasional.
