BerandaHabar BanjarbaruGubernur Kalsel Lepas 359...

Gubernur Kalsel Lepas 359 Jemaah Haji Kloter Perdana, Diimbau Jaga Kondisi Fisik

Terbaru

Gubernur Kalsel Lepas 359 Jemaah Haji Kloter Perdana, Diimbau Jaga Kondisi Fisik

Banjarbaru – Keberangkatan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin resmi dimulai. Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melepas kloter pertama calon jemaah haji (CJH) asal Banjarmasin di Asrama Haji, Kamis (23/04/2026) malam.

Rombongan yang awalnya berjumlah 360 orang tersebut diberangkatkan menuju Madinah menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Namun, satu jemaah terpaksa tidak ikut terbang karena harus menjalani perawatan medis, sehingga total jemaah yang berangkat menjadi 359 orang.

Penerbangan yang semula dijadwalkan pukul 00.05 Wita mengalami sedikit penyesuaian waktu. Pesawat akhirnya lepas landas dari Bandara Internasional Syamsudin Noor pada Jumat (24/04/2026) pukul 00.39 Wita.

Muhidin menjelaskan, jemaah kloter pertama ini akan langsung menuju Madinah setibanya di Arab Saudi. Ia juga menegaskan kursi kosong akibat satu jemaah yang batal berangkat tidak dapat diisi oleh jemaah lain karena ketentuan administrasi yang telah ditetapkan.

“Jemaah yang berangkat hari ini seluruhnya berasal dari Kota Banjarmasin dan langsung menuju Madinah,” ujarnya.

Selain melepas keberangkatan, Muhidin juga mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi fisik mengingat cuaca di Arab Saudi yang cukup ekstrem, terutama menjelang puncak ibadah haji.

“Saya minta jemaah menjaga stamina, tidak melakukan aktivitas yang tidak perlu, dan fokus mempersiapkan diri untuk puncak haji,” pesannya.

Ia juga mengimbau jemaah untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan, termasuk memastikan konsumsi air yang aman serta segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami keluhan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengendalian Kementerian Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, menyampaikan jemaah haji dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan di Madinah secara bertahap.

“Setibanya di Madinah, jemaah langsung mendapatkan layanan dan ditempatkan di hotel sesuai dengan zonasi yang telah ditentukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi cuaca di Madinah saat ini masih relatif bersahabat karena berada pada masa peralihan musim. Namun demikian, suhu udara diperkirakan akan meningkat drastis saat mendekati puncak ibadah haji.

“Kami mengimbau jemaah untuk menjaga asupan cairan dan membatasi aktivitas di luar ruangan agar kondisi tetap prima,” tutupnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka