Jelang Idul Adha 1447 H, Stok Hewan Kurban di Kabupaten Banjar Tembus 2.000 Ekor dan Dipastikan Sehat
MARTAPURA – Dua pekan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah, ketersediaan hewan kurban di wilayah Kabupaten Banjar dipastikan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 2.000 ekor hewan kurban telah tersedia di tingkat pedagang dan pengepul.
Berdasarkan data (12/5/2026), total ketersediaan hewan kurban mencapai 2.028 ekor. Rincian stok tersebut didominasi oleh sapi sebanyak 1.842 ekor, disusul oleh kambing sebanyak 184 ekor, dan domba sebanyak 2 ekor. Berkaca dari tren pemotongan tahun-tahun sebelumnya, jumlah ini diprediksi mencukupi kebutuhan masyarakat, bahkan angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah mendekati hari H.
Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Lulu Vilavardi, menyatakan bahwa selain memastikan kuantitas, pihaknya fokus pada jaminan kesehatan hewan melalui pemeriksaan antemortem.
”Terkait dengan persiapan kurban di Kabupaten Banjar tahun 2026 ini, insyaallah berlangsung dengan aman dan lancar. Tim kami sudah bergerak kepada pedagang-pedagang yang ada di seluruh Kabupaten Banjar, pengumpul-pengumpul sapi yang memang sudah kita petakan dan sudah kita daftarkan sebelumnya,” ujar Lulu.
Dari hasil penyisiran tim di lapangan, Lulu memastikan bahwa hewan kurban yang ada saat ini dalam kondisi layak konsumsi. Petugas medis veteriner terus memantau kesehatan fisik hewan untuk mengantisipasi adanya penyakit menular.
”Alhamdulillah kondisi sapi sehat-sehat saja, aman-aman saja. Dan stoknya pun mencukupi untuk kurban kita tahun ini. Walaupun memang agak kurang dibandingkan tahun lalu, tetapi insyaallah pasokan kita cukup untuk kurban tahun 2026,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim kesehatan hewan belum menemukan adanya penyakit serius pada hewan kurban yang diperiksa. Dinas Pertanian Kabupaten Banjar pun mengimbau masyarakat untuk tetap teliti dan memastikan hewan yang dibeli telah melalui pemeriksaan petugas agar ibadah kurban berjalan maksimal dan higienis.

