BerandaHabar BanjarStok Hewan Kurban di...

Stok Hewan Kurban di Kabupaten Banjar Melimpah dan Dijamin Sehat Menjelang Iduladha 1447 H

Terbaru

​MARTAPURA – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar membawa kabar baik menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Pihak dinas menjamin bahwa pasokan hewan kurban bagi masyarakat tidak hanya aman dari segi jumlah, tetapi juga berada dalam kondisi kesehatan yang prima.

​Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Distan Banjar, drh. Lulu Vila Vardi, menegaskan bahwa ketersediaan hewan kurban saat ini diproyeksikan mampu memenuhi lonjakan permintaan warga.

​“Kalau tahun kemarin jumlah pemotongan sekitar 2.020 ekor, sedangkan stok kita saat ini sekitar 2.500 ekor,” ujarnya, Kamis (21/05/2026).

​Sebagai langkah antisipasi, Distan Banjar juga telah menyiapkan skema cadangan jika grafik permintaan di pasar melonjak melebihi perkiraan awal. Pemerintah daerah siap berkoordinasi untuk menyuplai pasokan tambahan dari wilayah tetangga, seperti Banjarbaru dan Banjarmasin.

​Langkah proaktif telah berjalan selama satu bulan terakhir. Tim medis Distan Banjar secara maraton menyisir para pengepul dan pedagang sapi guna melakukan skrining kesehatan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan fisik hingga uji laboratorium.

​“Kami memeriksa kondisi fisik sapi, mengambil sampel kotoran dan sebagian sampel darah untuk memastikan kesehatannya,” katanya.

​Kabar baiknya, hasil uji sampel yang dikeluarkan oleh Balai Veteriner Farma (BVet) menunjukkan hasil negatif terhadap berbagai penyakit menular berbahaya.

​“Insya Allah sapi-sapi yang ada di Kabupaten Banjar sehat dan tidak ada masalah,” jelasnya.

​Mengingat keterbatasan personel dinas di lapangan, Distan Banjar memaksimalkan pengawasan dengan membentuk tim khusus antemortem (sebelum pemotongan) dan postmortem (setelah pemotongan). Tak hanya itu, sinergi kuat juga dijalin bersama asosiasi Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Banjar.

​Kehadiran Juleha diakui menjadi angin segar dalam membantu memastikan seluruh proses penyembelihan memenuhi syariat Islam sekaligus standar higienis.

​“Kami juga melibatkan pengurus Juleha yang sudah terbentuk sekitar dua tahun lalu untuk membantu pelaksanaan pemeriksaan dan pemotongan hewan kurban,” pungkasnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka